KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 2023 secara umum berjalan baik dan lancar. Tahun ini dinilai spesial karena banyaknya jumlah jamaah haji lansia, sehingga diluncurkan tagline "Haji Ramah Lansia".
"Tahun ini lebih dari 60.000 jamaah berusia 65 tahun ke atas, jumlah terbesar dalam sejarah penyelenggaraan haji yang diselenggarakan pemerintah. Kami serius melayani mereka hingga membuat unit layanan khusus bidang layanan lansia dan disabilitas," ungkap Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, dikutip dari Haji.kemenag.go.id, Kamis (14/9/2023).
"Untuk pertama kalinya ada safari wukuf lansia dan disabilitas. Ada 150 orang yang ditugaskan khusus melayani lansia, di luar safari wukuf jamaah haji yang sakit," jelasnya dalam Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1444 H/2023 M.
Hilman mengatakan di balik penyelenggaraan haji ada beberapa catatan penting yang harus diperbaiki untuk tahun-tahun mendatang.
Ia menilai catatan-catatan itu harus dicarikan jalan keluar sebagai perbaikannya. Di sinilah pentingnya rakernas evaluasi untuk tindak lanjut serta mendapatkan perspektif bersama secara utuh.
"Evaluasi berarti melihat apa yang telah kita lakukan dan kondisi apa yang telah kita alami dan kemudian kita mencari jalan keluar serta solusi terbaik dari apa yang mungkin dan akan kita jumpai tahun mendatang," bebernya.
"Penting bagi para pelayan haji untuk terus-menerus melakukan perbaikan," pungkasnya.
(Hantoro)