Muhammad Munawwir, perwakilan Penyelenggara Perjalananan Ibadah Umrah (PPIU) PT Duta Putra Delima (Delima Tour) yang memberangkatkan Suparti, pun memberikan kronologinya.
Awalnya saat proses kepulangan pada 22 Agustus 2022, Suparti diobservasi di Klinik Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Tapi karena kondisinya sakit, maka dirujuk di RS King Fahd General Hospital di Jeddah.
Seteleh dirujuk, kemudian mendapat perawatan di Adham General Hospital di Adham Jeddah. Munawwir mengaku pihaknya bertanggung jawab penuh terhadap jamaah umrahnya karena hal tersebut sebagai bentuk pelayanan optimal.
"Penanganan terhadap jamaah umrah sakit berupa perpanjangan visa setiap 3 bulan dan mengurus kepulangan jamaah saat layak terbang," ungkapnya melalui pesan singkat, dikutip dari Haji.kemenag.go.id, Senin (27/11/2023).
Lebih lanjut ia menerangkan bahwa secara berkala perwakilan PPIU melakukan kunjungan ke rumah sakit untuk memastikan perkembangan kondisi kesehatan jamaah umrahnya.
Kedatangan ke rumah sakit tersebut didampingi staf dari Kantor Urusan Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KUH KJRI) Jeddah.