Tahun Baru Islam 1446 H, Muhammadiyah: Jadikan sebagai Jalan Bermuhasabah Sekaligus Mengagendakan Kemajuan

Hantoro, Jurnalis
Minggu 07 Juli 2024 14:07 WIB
Ilustrasi Muhammadiyah mengajak umat bermuhasabah di momen Tahun Baru Islam 1446 Hijriah. (Foto: Istimewa/Okezone)
Share :

KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau pada momen Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah untuk menjadikan peringatan hijrah sebagai jalan bermuhasabah sekaligus memaknai sejarah hijrah untuk mengagendakan kemajuan umat Islam dan bangsa Indonesia. 

Hijrah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam bersama kaum Muslimin pada tahun 622 M dari Makkah ke Yatsrib (Madinah) adalah tonggak bersejarah dilahirkannya tahun Hijriah.

"Hijrah bukan sekadar migrasi fisik. Hijrah fisik pun kala itu sangat berat karena Nabi bersama Abu Bakar berada dalam ancaman pembunuhan berencana kamu kafir Quraisy," ungkapnya, seperti dikutip dari Muhammadiyah.or.id, Ahad (7/7/2024).

Ia melanjutkan, perjalanan darat Kota Makkah ke Yatsrib dengan transit di Quba beberapa hari pun sungguh melelahkan dalam lintasan waktu sangat panjang, hampir sebulan.

Hijrah nonfisik jauh lebih berat pula. Hijrah adalah tonggak baru sejarah risalah Nabi di jazirah Arab. Hijrah mengubah keadaan bangsa Arab dari kehidupan jahiliyah yang seluruh tatanan sistemnya kacau-balau.

Berubah atau diubah menuju peradaban baru yang tercerahkan sekaligus mencerahkan semesta. Sebagaimana simbol Yatsrib yang terbelakang berubah menjadi al-Madinah al-Munawwarah. Kota peradaban baru nan cerah-mencerahkan disinari nilai-nilai Ilahi. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya