Khutbah Jumat: 3 Jenis Ucapan yang Disukai Allah SWT

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 03 April 2026 11:17 WIB
Ilustrasi.
Share :

Sebagaimana Ibnu Jarir At-Thabari dalam tafsir Jamiul Bayan, jilid 9 hal 201 berkata:

وَالْمَعْرُوْفُ هُوَ كُلُّ مَا أَمَرَ اللهُ بِهِ أَوْ نَدَبَ إِلَيْهِ مِنْ أَعْمَالِ البِرِّ وَالْخَيْرِ،

Artinya: “Kebaikan ialah setiap perbuatan baik yang Allah perintahkan atau anjurkan untuk dilakukan”.

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah SWT,

Ucapan ketiga yang disukai Allah ialah ucapan yang berisi ajakan untuk mendamaikan orang yang sedang berkonflik. Dengan tujuan untuk mengembalikan pihak yang bertikai dalam suatu persoalan menemukan jalan keluar terhadap masalah yang terjadi dan kembali rukun.  

Imam Ibnu Jarir berkata:  

   أَوْ إِصْلَاحٍ بَيْنَ النَّاسِ وَهُوَ الْإِصْلَاحُ بَيْنَ الْمُتَبَايِنَيْنِ أَوِ الْمُخْتَصِمَيْنِ، بِمَا أَبَاحَ اللهُ الْإِصْلَاحَ بَيْنَهُمَا، لِيَتَرَاجَعَا إِلَى مَا فِيْهِ الْأُلْفَةُ وَاجْتِمَاعُ الْكَلِمَةِ، عَلَى مَا أَذِنَ اللهُ وَأَمَرَ بِهِ

Artinya: “Mendamaikan di antara manusia maksudnya ialah mendamaikan orang yang sedang berkonflik dengan sesuatu yang Allah perbolehkan agar keduanya kembali dalam balutan kasih sayang dan satu kalimat yang sama sesuai yang diperintahkan Allah”.  

Ucapan seperti salam, doa, pujian yang tulus, serta kata-kata yang menenangkan hati orang lain termasuk dalam kategori yang disukai Allah. Sebaliknya, ucapan yang menyakitkan, menghina, atau memecah belah sangat dibenci oleh Allah. 

 

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya