Khutbah Jumat: Memahami 4 Tingkatan Rezeki

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 17 April 2026 10:45 WIB
Ilustrasi.
Share :

Rasulullah bersabda:

إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلا مِنْ ثَلاثٍ : صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: “Ketika seseorang telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali 3 (perkara): shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang berdoa baginya.” (HR Imam Muslim)

Tingkatan rezeki keempat, dan ini yang paling tinggi, adalah ridha Allah. Inilah puncak dari segala rezeki. Ketika Allah ridha kepada kita, maka hidup kita akan penuh dengan keberkahan, hati kita akan tenang, langkah kita akan ringan, dan ujian akan terasa lebih mudah dihadapi. Ridha Allah adalah jaminan kebahagiaan dunia dan akhirat. Ketika Allah sudah ridha, maka balasannya adalah surga.

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah,

Dari penjelasan ini kita belajar bahwa rezeki tidak hanya tentang berapa banyak yang kita miliki, tetapi juga tentang sejauh mana rezeki bisa menjadikan kita dekat dengan Allah. Kita tak perlu khawatir terhadap rezeki kita. Namun, kita diperintahkan untuk melakukan ikhtiar dalam mencarinya. Allah telah menegaskan dalam Al-Qur’an bahwa seluruh makhluk telah dijamin rezekinya:

وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا

Artinya: "Tidak satu pun makhluk di bumi melainkan Allah yang menjamin rezekinya."

Semoga kita senantiasa diberikan anugerah rezeki yang mampu menjadikannya bermanfaat untuk beribadah kepada-Nya. Semoga ridha Allah senantiasa menaungi kehidupan kita. Amin.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

 

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya