Layanan fast track atau jalur cepat keimigrasian juga dipastikan tetap berlaku bagi jemaah yang berangkat dari empat embarkasi utama. Embarkasi tersebut meliputi Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar, baik pada penerbangan gelombang pertama maupun kedua.
Hingga saat ini, Daker Makkah terus memantau pergeseran jemaah gelombang pertama yang masih berada di Madinah secara bertahap. Sebanyak 42.000 jemaah dari 110 kloter dilaporkan telah berada di Makkah dan dalam kondisi kesehatan yang terpantau baik.
Seluruh kekuatan petugas dari Daker Madinah dan Bandara juga mulai digeser ke Makkah untuk memperkuat titik-titik kepadatan. Sinergi ini diharapkan mampu meminimalisir kendala pelayanan seiring semakin dekatnya waktu puncak ibadah haji di Armuzna.
(Rahman Asmardika)