Nahdlatul Ulama Tetapkan 1 Safar 1448 H Jatuh pada 16 Juli 2026

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 16 Juli 2026 12:29 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA - Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menetapkan awal bulan Safar 1448 H jatuh pada Kamis 16 Juli 2026 M. Penetapan tersebut didasarkan pada hasil rukyatul hilal yang menunjukkan hilal terlihat di sejumlah lokasi pemantauan di Indonesia.

"Awal bulan Safar 1448 H bertepatan dengan Kamis Wage, 16 Juli 2026 M (mulai malam Kamis), atas dasar rukyah," demikian tertulis dalam Pengumuman Nomor 038/LF-PBNU/VII/2026 yang diterbitkan pada Rabu (15/7/2026).

LF PBNU menjelaskan, rukyatul hilal dilaksanakan pada Rabu Pon, 29 Muharram 1448 H atau bertepatan dengan 15 Juli 2026 M di berbagai titik pemantauan. Dari hasil rukyat tersebut, beberapa lokasi melaporkan berhasil melihat hilal.

"Telah dilaporkan penyelenggaraan rukyatul hilal pada Rabu Pon, 29 Muharram 1448 H/15 Juli 2026 M. Laporan tiap lokasi rukyat yang menyelenggarakan rukyatul hilal pada saat ini terlampir. Terdapat beberapa lokasi yang melihat hilal," demikian bunyi pengumuman tersebut, sebagaimana dilansir NU Online.

Berdasarkan data hisab, pada Rabu 15 Juli 2026, tinggi hilal di markaz Jakarta, Gedung PBNU, mencapai 12 derajat 31 menit, dengan elongasi 14 derajat 43 menit, dan lama hilal berada di atas ufuk selama 26 menit 44 detik. Sementara itu, ijtimak (konjungsi) terjadi pada Selasa 14 Juli 2026, pukul 16.44.53 WIB.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya