Kemenhaj Minta PPIU Perhatikan Kebutuhan Jemaah Umrah yang Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Yuwantoro Winduajie, Jurnalis
Senin 07 September 2026 12:18 WIB
Jemaah umrah.
Share :

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendesak seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) agar bertanggung jawab penuh dalam memastikan terpenuhinya segala kebutuhan jemaah yang terdampak gangguan penerbangan. Instruksi ini dikeluarkan menyusul terganggunya operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau di Bandara Soekarno-Hatta sejak 6 September 2026.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, menegaskan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan terkait keberangkatan, kepulangan, transit, perubahan jadwal, maupun perubahan rute penerbangan.

“Jemaah kami minta tetap tenang dan terus berkomunikasi dengan travel masing-masing. PPIU harus memastikan setiap jemaah memperoleh informasi yang cepat, jelas, dan akurat mengenai status penerbangan serta penanganan yang sedang dilakukan,” ujar Puji di Jakarta, Senin (7/9/2026).

Kemenhaj meminta seluruh asosiasi Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), PPIU, serta penyelenggara perjalanan umrah segera melakukan langkah mitigasi dan memastikan jemaah yang terdampak tetap memperoleh pelayanan serta pendampingan hingga perjalanan dapat dilanjutkan dengan aman.

Menurut Puji, tanggung jawab PPIU tidak berhenti pada pemberian informasi penerbangan. PPIU juga wajib menjamin keberlanjutan pelayanan bagi jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan maupun kepulangan.

“Jemaah yang terdampak penundaan tidak boleh dibiarkan tanpa kepastian. PPIU harus memastikan kebutuhan jemaah tetap terlayani, termasuk akomodasi, konsumsi, transportasi, pendampingan, dan kebutuhan dasar lainnya sampai perjalanan dapat dilanjutkan,” terangnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya