MADINAH - Seorang jamaah haji asal Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Lihun bin Amir (68) wafat di dalam bus. Almarhum yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) PLM 20 ini dinyatakan sudah meninggal ketika melakukan perjalanan dari Madinah menuju Jeddah.
Kepala BPHI Jeddah Ananto Prasetya memaparkan, jamaah haji dengan nomor pasport A 3084963 ini menghadap Sang Khaliq karena mengalami gangguan jantung pada Minggu 18 November pukul 12.00 waktu Arab Saudi. Lihun langsung di bawa ke Rumah Sakit (RS) Shisha, Makkah.
Hingga hari ke-60 pelaksanaan ibadah haji 1433 H/2012 M ini, sebanyak 398 jamaah haji Indonesia wafat di berbagai tempat di Arab Saudi. Sebagian besar jamaah haji meninggal karena menderita berbagai penyakit.
Sebanyak 230 jamaah haji wafat karena gangguan jantung, gangguan pernapasan 111 orang, infeksi dan parasit 34 orang, endoktrin nutrisi 11 orang, gangguan sistem pencernaan 5 orang, sistem syaraf 3 orang, pembuluh darah 2 orang, tanda pemeriksaan hasil klinik 1 orang dan akibat eksternal 1 orang.
Hampir 90 persen jamaah haji wafat di Makkah yakni 318 orang. Selanjutnya jamaah haji yang wafat di Madinah 35 orang, di Mina 25 orang, di Jeddah 9 orang, Arafah 6 orang dan perjalanan lima orang.
Jamaah haji wafat didominasi pria yakni sebanyak 228 orang. Sedangkan jamaah haji wanita yang wafat 170 orang. Sebanyak 259 jamaah haji yang wafat berusia di atas 60 tahun, 104 berusia 50-59 tahun, 33 orang berusia 40-49 tahun dan di bawah 40 tahun 2 orang.
Lokasi jamaah haji wafat:
1. BPHI 135
2. Rumah Sakit 91
3. Pemondokan 115
4. Perjalanan 24
5. Bandara 4
6. Pesawat 1
7. Sektor BPHI 17
8. Masjid 22
Jumlah jamaah haji wafat berdasarkan embarkasi:
1. D.I Aceh 9
2. Medan 22
3. Batam 16
4. Jakarta 39
5. Bekasi 60
6. Surakarta 68
7. Surabaya 72
8. Ujung Pandang 26
9. Balikpapan 8
10. Banjarmasin 13
11. Padang 17
12. Papembang 16
13. Lombok 10
14. BPIH Khusus 22
(Ahmad Dani)