Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Tahun ke Depan, Ada 2 Ramadan & 2 Lebaran Berbeda

Prabowo , Jurnalis-Jum'at, 18 Juli 2014 |19:30 WIB
10 Tahun ke Depan, Ada 2 Ramadan & 2 Lebaran Berbeda
Yunahar Ilyas
A
A
A

YOGYAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah mengumumkan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1435 H. Sesuai hisab Hakiki wujudul hilal yang dipegang Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Idul Fitri tahun ini jatuh pada 28 Juli 2014, atau sama dengan pedoman dari pemerintah.

Wakil Ketua Majelis Tarjih Bidang Teknologi, Umar Faturahman menyampaikan ada dua kali perbedaan awal Ramadan dan dua kali Syawal (Lebaran) selama 10 tahun ke depan. Perbedaan itu karena metode atau cara menentukan 1 Ramadan atau 1 Syawal berlainan.
 
"Kalau metode tidak berubah, penetapan 1 Ramadan akan berbeda pada 2018 dan 2024. Sedangkan untuk Syawal di tahun itu sama, artinya berbarengan," katanya dalam keterangan pers di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Jum'at (18/7/2014).

Sementara untuk penetapan 1 Syawal selama 10 tahun ke depan juga diprediksi ada dua perbedaan. Perbedaan pertama pada tahun 2019 dan tahun 2023. Perbedaan itu tidak terjadi pada penetapan 1 Ramadan di tahun tersebut.

Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas meminta perbedaan itu tidak perlu dijadikan alat untuk saling mengolok-olok. Sebab, dengan perbedaan itu harus lebih ditingkatkan keimanan pribadi masing-masing kepada Sang Pencipta.

"Perbedaan tidak boleh memecah belah umat, kita tetap harus bersatu dalam menjaga kerukunan meski ada perbedaan pandangan," kata Yunahar. (ful)

(Tri Kurniawan)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement