Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Besok Jamaah An Nadzir di Sulsel Mulai Puasa Ramadan

Herman Amiruddin , Jurnalis-Jum'at, 03 Mei 2019 |16:18 WIB
 Besok Jamaah An Nadzir di Sulsel Mulai Puasa Ramadan
Sekjen Jamaah An Nadzir, Samiruddin (foto: Herman/Okezone)
A
A
A

Samir mengatakan, apa yang diajarkan oleh imam An-Nadzir berpedoman dari Rasulullah.

"Kalau berdasarkan beberapa hadits, pengamatan bulan bisa dilakukan sejak Rajab dan Sya’ban. Malam ini kita ambil keputusan berdasarkan yang kita pantau," dia melanjutkan.

Dalam penentuan 1 Ramadan, jamaah An-Nadzir berpedoman kepada pengamatan tanda alam berupa bulan dan air pasang. Ilmu tersebut diwariskan dari ajaran imam mereka.

Umumnya, sebelum Ramadan, diamati tiga periode pergerakan bulan. Dimulai dengan melihat kemunculan bulan sempurna pada tanggal 15 bulan Hijriah. Dari sana kemudian diperoleh hitungan bahwa selanjutnya kemunculan bulan setiap hari lebih cepat 54 menit.

"Dengan rumus itu didapatkan perpisahan bulan terjadi Sabtu siang," jelas Samir

Sekadar diketahui, sejarah An-Nadzir berawal dari kedatangan seorang ulama bernama KH Syamsuri Abdul Madjid ke Sulawesi Selatan di tahun 1998. Syamsuri mendirikan majelis Jundullloh dan mendapat banyak pengikut.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement