"Ini adalah KKHI di Madinah yang baru. Yang tentunya kita harapkan KKHI ini dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih lengkap lagi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya," kata Menko PMK Puan Maharani di Madinah, Rabu 1 Mei 2019, sebagaimana dikutip dari Kemenag.go.id.
"Kami apresiasi kepada Menteri Kesehatan atas segala upaya untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada jamaah haji kita," lanjutnya.
Menkes melaporkan, KKHI merupakan salah satu fasilitas yang disiapkan bagi jamaah agar penyelenggaraan ibadah haji dapat terselenggara baik. Gedung KKHI yang baru ini memiliki sarana dan fasilitas yang lebih lengkap jika dibandingkan sebelumnya.
"KKHI ini telah mengakomodir adanya ruang ICU, perawatan pasien jiwa, penambahan daya tampung tempat tidur rawat inap, ruang poliklinik, dan depo obat yang lebih memadai," tutur Menkes.
Menurut Menkes, dari data Siskohat Kesehatan, setiap tahunnya terdapat jamaah haji dengan risti (risiko tinggi) kesehatan berkisar 63–67 persen. Kondisi ini menandakan pentingnya upaya pelayanan kesehatan bagi jamaah haji Indonesia. Ditambah lagi dengan daftar tunggu jamaah haji yang semakin lama, menyebabkan sumber daya kesehatan untuk operasional haji di masa-masa mendatang perlu memperoleh perhatian dari pemerintah.
(Baca juga: Pembekalan Sukses, Tingkat Pemahaman Petugas Haji 2019 Meningkat)