nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Rahasia Doa agar Cepat Dikabulkan Allah SWT

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 07 Mei 2019 01:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 06 618 2052175 7-rahasia-doa-agar-cepat-dikabulkan-allah-swt-Wit74lHQpE.jpg Ilustrasi (Foto: Abaoutislam)

Anda mungkin merasa kalau setiap doa yang dipajatkan kepada Allah SWT belum ada yang dikabulkan. Tapi, jangan pernah berpikir untuk menduakan-Nya, karena hanya Allah SWT Tuhan yang Maha Esa.

Jika kepercayaan Anda sedang goyah, percayalah kalau Allah mendengarkan semua doa Anda. Jika merasa belum dikabulkan, maka bersabarlah. Jika Anda ingin memastikan semua doa yang Anda panjatkan didengar Allah, Ustadz Fauzan Amin memiliki beberapa rahasia yang bisa Anda lakukan untuk memastikan doa yang Anda panjatkan dikabulkan Allah.

Apa saja rahasia dikabulkannya doa ini?

1. Mencari waktu yang mustajab

Kapan waktu tersebut? Menurut Ustadz Fauzan, adalah hari Arafah, Ramadhan, sepertiga malam terakhir. Rasuluah Saw. bersabda:

ينزل الله تعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا حين يبقى ثلث الليل الأخير فيقول عز وجل: من يدعونى فأستجب له، من يسألنى فأعطيه، من يستغفرنى فأغفر له

“Allah turun ke langit dunia setiap malam, ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku kabulkan, siapa yang meminta-Ku, Aku beri, dan siapa yang minta ampunan pasti Aku ampuni.” (HR. Muslim)

2. Pada saat keadaan yang mustajab yaitu, ketika perang, turun hujan, ketika sujud, antara adzan dan iqamah

Nabi bersabda, “Doa antara adzan dan iqamah tidak tertolak.” (HR. Abu Daud, Nasa’i, danTurmudzi)

Nabi bersabda, “Keadaan terdekat antara hamba dengan Tuhannya adalah ketika sujud. Maka perbanyaklah berdoa.” (HR. Muslim)

3. Menghadap kiblat dan mengangkat tangan

Dari Jabir RA, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berada di padang Arafah, beliau menghadap kiblat, dan beliau terus berdoa sampai matahari terbenam. (HR. Muslim)

Berdoa

4. Khusyu’, rendah hati, dan penuh harap kepada Allah

Allah berfirman,

إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِين

“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” (Q.s. Al-Anbiya’: 90)

5. Bersuara lirih, tidak teriak-teriak

Allah juga berfirman,

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (Q.s. Al-A’raf: 55)

6. Memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi

Nabi pernah mendengar ada orang yang berdoa dalam shalatnya dan dia tidak memuji Allah dan tidak bershalawat kepada Nabi, Kemudian beliau bersabda: “Orang ini terburu-buru.” Kemudian Beliau bersabda,

إذا صلى أحدكم فليبدأ بتحميد ربه جل وعز والثناء عليه ثم ليصل على النبي صلى الله عليه وسلم ثم يدعو بما شاء

“Apabila kalian berdoa, hendaknya dia memulai dengan memuji dan mengagungkan Allah, kemudian bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian berdoalah sesuai kehendaknya.” (HR Ahmad)

7. Wajib yakin kalau doa pasti terkabul, jangan pesimis

Nabi bersabda,

لا يقل أحدكم إذا دعا اللهم اغفر لي إن شئت اللهم ارحمني إن شئت ليعزم المسألة فإنه لا مُكرِه له

“Janganlah kalian ketika berdoa mengatakan: Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau mau. Ya Allah, rahmatilah aku, jika Engkau mau. Hendaknya dia mantapkan keinginannya, karena tidak ada yang memaksa Allah.” (HR. Bukhari & Muslim)

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini