Mendaki Gunung saat Bulan Puasa, Amankah?

Gurais Alhaddad, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 21:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 13 615 2055215 mendaki-gunung-saat-bulan-puasa-amankah-7TI3OBgqyd.jpg Mendaki Gunung saat Puasa (Foto: Huffingtonpost)

MENDAKI gunung adalah suatu kegiatan dan juga hobi bagi beberapa orang. Kegiatan seperti itu memang sangat menyenangkan bagi yang suka berpetualang. Tak heran bila kita sering melihat orang-orang tua dan anak-anak muda menekuni kecintaannya mendaki gunung di sela kesibukan mereka.

Bagi para pencinta gunung, mereka tidak kenal waktu untuk mendaki gunung, bahkan saat puasa pun mereka tetap ingin mendaki. Tapi apakah aman kegiatan ini dilakukan saat berpuasa?

Dikutip dari postingan instagram @Dokter_Petualang, Senin (13/05/2019) menjelaskan bahwa yang paling ditakutkan ketika mendaki saat puasa adalah tubuh seorang pendaki akan kehilangan banyak cairan ketika sedang mendaki.

Pada saat berpuasa seorang pendaki tidak mungkin meminum, jadi tubuh pendaki pasti sangat kehilangan banyak cairan tanpa diganti. Ketika berjalan, cairan hilang lewat keringat, dan saat istirahat ditenda, cairan hilang lewat urine saat pipis, jadinya hilangnya double. Seorang yang melakukan kegiatan mendaki saat berpuasa akan lebih rentan terkena dehidrasi.

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan, sehingga keseimbangan zat gula dan garam menjadi terganggu, akibatnya tubuh tidak dapat berfungsi secara normal. Kandungan air di dalam tubuh manusia yang sehat adalah lebih dari 60% total berat badan. Saat kalian dehidrasi, kalian sangat rentan untuk terkena kram otot, gampang lelah, heat stroke, pingsan, bahkan bisa ke keadaan shock, yaitu kurangnya pasokan darah ke organ tubuh terutama otak. Dan itu bisa mengancam nyawa si pendaki sendiri.

Memang seseorang bisa saja menyiasati untuk mendaki gunung saat malam atau sore hari menjelang buka puasa, tapi menurut beberapa hasil penelitian menunjukan performance manusia yg berpuasa memang akan menurun drastis. Kekuatan otot serta kemampuan bertahan pada suhu rendah akan menurun juga.

@Dokter_Petualang menyarankan agar kegiatan mendaki gunung lebih baik ditunda terlebih dahulu dibulan ramadhan ini. Kegiatan ini lebih baik dilakukan setelah bulan Ramadhan, Daripada nyawa Anda terancam lebih baik lebih fokus dulu untuk beribadah puasa.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini