nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bagaimana Penjelasan Alquran tentang Ngabuburit saat Berpuasa?

Agregasi Koran Sindo, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 17:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 15 330 2056023 bagaimana-penjelasan-alquran-tentang-ngabuburit-saat-berpuasa-QyFvqr31GI.jpg Ngabuburit saat Ramadan (Foto: Pixabay)

Ngabuburit masih menjadi tradisi umat muslim di saat bulan Ramadan. Namun ngabuburit masih menjadi kontroversial, ada yang mengatakan boleh, dan ada yang mengatakan tidak boleh. Lantas benarkah kita dilarang ngabuburit ? dan bagaimana penjelasan Alquran atau penjelasan agama tentang ngabuburit ketika kita sedang berpuasa?

Wakil Rektor Pendidikan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ), KH DR Ali Nurdin MA, mengatakan, istilah ini menjadi populer di setiap bulan Ramadan karena memang banyak orang, termasuk misalnya, ada program-program ngabuburit di televisi.

Kalau yang dimaksud ngabuburit itu adalah mengisi waktu dengan aktivitas untuk menunggu beduk magrib dan berbuka puasa, maka boleh tidaknya ngabuburit sangat tergantung dengan aktivitas yang kita lakukan. Secara garis besar aktivitas itu ada tiga, yakni yang haram, yang mubah, dan yang sunah atau ibadah. Maka itu, kalau isinya aktivitas yang diharamkan, mau ngabuburit atau bukan ngabuburit tetap tidak diperbolehkan.

"Misalnya, seharian gosipin orang, ngomongin kejelekan orang, atau japrian untuk memarah-marahi orang lain, mau ngabuburit atau bukan ngabuburit itu tidak boleh," bebernya.

Kemudian kedua adalah hal yang mubah kita lakukan. Misalnya, kita bermain apakah itu bermain bola yang dilakukan jelang magrib dengan maksud menunggu berbuka puasa, itu nggak ada masalah. Atau ada kawan dari pagi sampai sore mancing terus misalnya. Itu adalah hal mubah. Artinya apa? Ya, tidak berdosa. Puasanya tetap sah, tapi kurang utama. Nah, yang utama itu ngabuburit menunggu waktu magrib diisi dengan aktivitas bermanfaat. Misalnya, kita belajar. Misalnya, kita taklim atau menolong dan membantu orang lain untuk bermanfaat dalam hidupnya.

Insya Allah, itu akan menjadi bentuk ngabuburit yang bermanfaat. Semoga kalau kita melakukan ngabuburit , itu menjadi bentuk ngabuburit yang bisa bermanfaat untuk kita dan bermanfaat untuk orang lain. Kemudian ibadah puasa kita akan menjadi semakin bermakna. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatu.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini