Imam sekaligus Khatib Masjidil Haram, Abdulrahman Al-Sudais memberikan pidato kepada para pejabat kepresidenan. Ia mendesak mereka untuk menggunakan sisa bulan Ramadan untuk berdoa dan melayani para peziarah yang melakukan umrah.
“10 hari suci ini harus dihabiskan dengan tekun sepenuhnya. Ini adalah kesempatan untuk menjauh dari nyala api neraka. Nabi Muhammad (SAW) paling rajin selama hari-hari yang diberkati ini, bahkan lebih dari pada malam doa,” terang Al-Sudais.
Lebih lanjut Al-Sudais mengatakan bahwa memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah merupakan sebuah kehormatan bagi Arab Saudi. Oleh sebab itu fasilitas bantuan lewat udara akan dikerahkan dengan maksimal.
“Kita semua berdedikasi untuk melayani para jamaah yang berkunjung untuk umroh dan berdoa di Masjidil Haram Mekah. Melayani para peziarah adalah suatu kehormatan bagi Arab Saudi,” tambahnya.
Di sisi lain Raja Arab Saudi, Raja Salman telah menyerukan diselenggarakannya dua puncak dari negara-negara Teluk dan Arab yang akan diadakan pada 30 Mei di Mekah.