nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ramadan Berakhir, Jangan Lupakan 3 Sifat yang Jadi Ciri Kebesaran Umat Islam

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 05 Juni 2019 13:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 05 614 2063867 ramadan-berakhir-jangan-lupakan-3-sifat-yang-jadi-ciri-kebesaran-umat-islam-z5YLOy5GaZ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

HARI ini umat Muslim merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1440 H sebagai tanda berakhirnya rangkaian ibadah di bulan Ramadan. Tapi bukan berarti setelah Ramadan berakhir, lantas kita melupakannya begitu saja.

Dalam Khotbahnya, Rektor Institut Pertanian Bogor Arif Satria menyebut selama sebulan penuh kita telah menjalani proses pembudayaan melalui pendidikan Ramadan dengan berpuasa, shalat, qiyam, tilawah dan tadabbur quran, dzikir, doa, i’tikaf, berzakat, infak dan shadaqah.

Oleh karena itu, pada akhirnya kita berharap kemenangan akan bermuara pada kesuksesan membangun peradaban. Menurutnya, di hari fitri ini ada yang harus direnungkan kembali, yakni sabda Rasulullah Saw bahwa, "Ada tiga sifat yang menjadi ciri kebesaran umatku".

"Pertama, hubungan tali persaudaraan dengan setiap orang termasuk orang yang membenci kamu," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Baca Juga: Ini yang Dilakukan Nabi Muhammad Ketika Merayakan Lebaran

Warga Muslim Rusia Laksanakan Sholat Idul Fitri

Kedua, tolonglah orang lain termasuk orang yang tidak pernah menolong kamu, dan yang ketiga adalah memaafkan orang lain walaupun kamu teraniaya dan terzholimi olehnya.

"Islam tidak pernah mengenal dendam. Dendam adalah musuh iman. Jika kalian beriman, kalian tidak mungkin dendam dan jika kalian

dendam kalian tidak beriman," jelasnya.

Memang, Nabi Muhammad juga menganjurkan bagi para umatnya untuk merayakan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Namun apa yang dilakukan Nabi Muhammad saat Lebaran?

Baca Juga: Bolehkah Membayar Zakat Fitrah Pakai Uang?

Salat Idul Fitri 1439 Hijriah Muslim Ethiopia dan Panama

1. Bertakbir

Nabi Muhammad SAW mulai bertakbir ketika waktu sudah tiba 1 Syawal. Nabi Muhammad melakukan takbir mulai dari Maghrib hingga menjelang pelaksanaan salat Idul Fitri. Seperti yang dijelaskan Allah dalam QS al Baqarah ayat 185:

2. Membersihkan diri dan memakai wangi-wangian

Nabi Muhammad SAW sebelum berangkat salat Ied melakukan mandi sunnah, memakai wangi-wangian dan mengenakan pakaian yang terbaik pada Hari Raya Idul Fitri.

3. Makan kurma sebelum berangkat salat Ied

“Pada waktu Idul Fithri Rasulullah SAW tidak berangkat ke tempat salat sebelum memakan beberapa buah kurma dengan jumlah yang ganjil.” (HR. Ahmad dan Bukhari)

Merayakan Ramadan ala nabi Muhammad.

4. Melaksanakan salat Idul Fitri

Ibnu Abbas mengisahkan bilamana Rasulullah senantiasa keluar rumah bersama istri-istri dan anak-anaknya pada dua hari besar umat Islam yaitu Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Nabi Muhammad juga mengakhiri pelaksanaan shalat Idul Fitri, biasanya pada saat matahari sudah setinggi tombak atau sekitar dua meter. Hal ini dimaksudkan agar umat Islam memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan zakat fitrah.

Warga Binaan Lapas Sukamiskin Menjalankan Salat Idul Fitri 1439 Hijriah

5. Mengambil jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari salat Ied

“Apabila Nabi SAW pergi salat hari raya, maka ketika pulang eliau menempuh jalan yang berlainan dengan di waktu berangkatnya.” (HR. Ahmad, Muslim dan Turmudzi)

6. Mendatangi keramaian

Suatu ketika saat Hari Raya Idul Fitri, Rasulullah menemani Aisyah mendatangi sebuah pertunjukan atraksi tombak dan tameng. Bahkan saking asyiknya, sebagaimana hadis riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim, Aisyah sampai menjengukkan (memunculkan) kepala di atas bahu Rasulullah sehingga dia bisa menyaksikan permainan itu dari atas bahu Rasulullah dengan puas.

7. Bersilaturahim

Tradisi silaturahim saling mengunjungi saat hari raya Idul Fitri sudah ada sejak zaman Rasulullah. Ketika Idul Fitri tiba, Rasulullah mengunjungi rumah para sahabatnya. Begitu pun sebaliknya.

1
2

Berita Terkait

Idul Fitri

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini