nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anjuran Azan di Telinga Kanan Bayi yang Baru Lahir, Ternyata Ini Alasannya!

Gurais Alhaddad, Jurnalis · Kamis 13 Juni 2019 19:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 13 616 2066179 anjuran-azan-di-telinga-kanan-bayi-yang-baru-lahir-ternyata-ini-alasannya-3CFP7RGyJK.jpg Bayi Menangis (Foto: Pixabay)

Pada saat buah hati lahir ke dunia, hal pertama yang orangtua Muslim lakukan adalah azan di telinga sebelah kanannya. Biasanya orang yang azan di telinga bayi itu adalah ayahnya sendiri, tetapi ketika ayahnya tiada bisa diwakilkan oleh keluarga laki-laki lainnya. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan orang-orang tentang mengapa bayi yang baru lahir harus diazankan?

Berikut adalah alasan mengapa bayi yang baru lahir harus diazankan menurut islam. Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (13/06/2019).

Allamah Sayyid Abdullah bin Alawi Al-Haddad dalam kitabnya berjudul Sabîlul Iddikâr wal I’tibâr bimâ Yamurru bil Insân wa Yanqadli Lahu minal A’mâr (Dar Al-Hawi, 1998), Cet. II, hal. 31, menjelaskan bahwa tak seorang pun bayi selamat dari tempelengan setan ketika baru dilahirkan sehingga mereka menangis sebagaimana kutipan berikut:

“Ketika manusia dilahirkan dari perut (rahim) ibunya, ia menangis keras. Hal itu disebabkan ia ditempeleng oleh setan terkutuk yang tak seorangpun selamat darinya kecuali Nabi Isa putra Maryam dan sang ibu alaihimas salam. Hal itu disebabkan Allah melindungi mereka berdua karena ibu dari Siti Maryam, istri Imran, sebelumnya pernah berdoa demikian.’Dan sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada-Mu, untuk dia dan keturunannya, dari gangguan setan yang terkutuk.’ (Q.S. 3:36). Juga disebutkan dalam hadits, ‘Ketika Iblis datang untuk menusuknya, maka tusukan itu mengenai tabir.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Menurut Islam setiap bayi yang dilahirkan, baik laki-laki maupun perempuan, akan terlahir dalam keadaaan menangis. Mereka menangis karena disebabkan oleh ulah setan terkutuk yang sengaja menempeleng mereka atau menggoda mereka. Menurut islam tidak hanya setan, Iblis juga terlibat dalam hal ini. Artinya sejak manusia dilahirkan ke dunia Iblis dan setan telah mulai menggoda untuk merusak fitrah mereka.

Tujuan Iblis dan setan dalam hal ini adalah untuk mempengaruhi manusia agar menyimpang dari fitrahnya. Seperti yang diketahui fitrah seorang muslim adalah beriman tauhid dengan bersaksi, bahwa tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah SWT.

Terkait dengan godaan setan dan Iblis dalam hal ini, Sayyid Abdullah Al-Haddad selanjutnya menjelaskan bahwa, sunnah hukumnya mengumandangkan azan di telinga kanan si bayi yang baru lahir dan iqamat di telinga kirinya. Hal ini tidak lain dan tidak bukan merupakan upaya penyelamatan terhadap si buah hati. Agar ia tetap dalam dalam fitrahnya, yakni beriman tauhid.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini