Bagaimana ia meninggal?
Kemal dengan berani menentang Kekaisaran Ottoman, mengutuk pembantaian orang-orang Armenia selama Perang Dunia Pertama dan menuntut mereka yang melakukan kejahatan agar dihukum.
Ia mendirikan The Anglophile Society, kemudian mengadvokasi status protektorat Inggris untuk Turki dan menjadi musuh publik nomor satu bagi para penggerak nasionalis yang memerangi Perang Kemerdekaan Turki.
Pada 4 November 1922, Kemal diculik dari toko cukur di Istanbul dan dibawa ke kota Turki Ankara untuk diadili atas tuduhan pengkhianatan. Tetapi saat dua hari dalam perjalanannya, Ia dicegat. Kemal diserang dan digantung oleh segerombolan orang yang membawa tongkat, batu dan pisau. Hingga akhirnya ia dilempari batu sampai mati. Saat itu ia berusia 50-an.
Bagaimana hubungannya dengan Boris Johnson?
Selama perang dunia pertama, Kesultanan Utsmaniyah bersekutu dengan Jerman, sehingga putra dan putri Kemal yang tinggal di Inggris mengadopsi nama dari nenek mereka yaitu Boris Johnson. Putra Kemal, Wilfred Johnson, telah menikah dengan Irene Williams dan putranya adalah Stanley Johnson, ayah Boris.
(Renny Sundayani)