"Ada semacam king cobra, kemudian jamu namanya rapet wangi. Kok jamaah haji bawa rapet wangi, buat apa? Kalau bawa tolak angin, parasetamol, atau obat-obatan untuk mengurangi rasa nyeri, seperti ibuprofen, dan jumlahnya tidak banyak, tidak masalah," jelas dia.
"Jamaah kok bawa rapet wangi, king cobra, ini kan jadi pertanyaan," tutur Jauhari.
Ada sejumlah barang yang disita oleh petugas yang tercatat pada Jumat 12 Juli 2019, antara lain rokok 65 bungkus, jamu rapat wangi 6 dus, jamu kapsul 3 botol, dan 6 botol kecil, Extra Joss 6 bungkus, dan Hemaviton 129 sachet.
Lalu ada super tetra 20 sachet, tongkat bendera 161 bungkus, dan king kobra 655 bungkus.

(Hantoro)