Salah satu pengawas asal STP Bandung yang bertugas di Mekkah Ayu Nurwitasari yang berangkat mengatakan pihaknya menerjunkan 6 personel pengawas katering. “Pengawas katering ini dibagi tugasnya empat orang di Mekkah dan dua orang di Madinah selama musim haji tahun ini,” katanya.
Ayu juga mengatakan pihaknya telah menerjunkan petugas pengawas katering haji sebagai bagian dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sejak 2014 setelah digandeng secara resmi oleh Kementerian Agama (Kemenag).
“Pengawas katering bertugas mengawasi 36 perusahaan katering yang memproduksi makanan untuk jemaah, pengawas juga bertugas melakukan kontrol kualitas produk,” kata Ayu yang juga Ketua Program Studi Manajemen Tata Boga STP Bandung itu.
Sampai sejauh ini di Mekkah yang baru saja menerima kedatangan jemaah Indonesia kloter pertama, Ayu menilai persiapan katering sudah sangat matang. “Sebenarnya justru melebihi ekspektasi dan luar biasa, grade materialnya semuanya first class, dari mulai ketersediaan bahan hingga pengiriman paket kualitasnya sangat layak klasifikasinya,” katanya.
Bahkan, contohnya di Jawharat Asia Kitchen sebagai salah satu katering penyedia makanan jemaah dinilai Ayu memiliki dapur yang sangat baik. “Konsumsi makanan yang disediakan untuk jemaah sudah sangat layak dan mendukung asupan atau pemenuhan nutrisi yang dibutuhkan jemaah,” katanya.
Selain itu dari sisi rasa, nilai gizi, kemasan, dan pengiriman yang direncanakan dua kali dalam sehari sudah sangat sesuai dengan kebutuhan jamaah. “Kontrol benar-benar dilakukan, jemaah tidak perlu khawatir dengan kualitas makanan yang diberikan. Semuanya tidak sembarangan,” kata Ayu.
(Muhammad Saifullah )