Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keutamaan Salat Arbain akan Dibebaskan dari Api Neraka

Intan Afika Nuur Aziizah , Jurnalis-Kamis, 18 Juli 2019 |07:47 WIB
Keutamaan Salat Arbain akan Dibebaskan dari Api Neraka
Salat di Masjid (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Salat Arbain cukup dikenal dikalangan masyarakat haji Indonesia. Makna “arba’in” atau “arba’un” adalah melaksanakan salat empat puluh waktu tanpa terputus berjamaah di Masjid Nabawi dan tidak boleh tertinggal takbiratur ihram.

“Melaksanakan salat empat puluh waktu di Madinah. Sekitar delapan hari totalnya. Tata cara salatnya sama seperti biasa tapi tidak tertinggal takbiratur ihram. Berjamaah totally berjamaah di Masjid Nabawi selama empat puluh waktu,” ujar Ustadz M. Najmi Fathoni, Dai Muda Nahdatul Ulama kepada Okezone, Kamis (17/07/2019).

“Kalau yang barangkat lebih awal arbain dulu baru haji, kalau yg berangkat akhir berarti haji dulu baru arbain,”lanjutnya.

Menurutnya, keutamaan dari salat arbain akan dibebaskan dari api neraka. Versi hadisnya yang lemah, keutamaannnya sangat banyak. Hadisnya yaitu,

مَنْ صَلَّى فِي مَسْجِدِي أَرْبَعِينَ صَلاةً، لاَ يَفُوتُهُ صَلاةٌ، كُتِبَتْ لَهُ بَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ، وَنَجَاةٌ مِنَ الْعَذَابِ، وَبَرِئَ مِنَ النِّفَاقِ

“Barang siapa salat di masjidku empatpuluh shalat tanpa ketinggalan sekalipun, dicatatkan baginya kebebasan dari neraka, keselamatan dari siksaan dan ia bebas dari kemunafikan.” (HR. Ahmad)

Ustadz M. Najmi Fathoni, mengatakan terdapat hadis lain mengenai salat arbain yang lebih shahih, akan tetapi berbeda dengan sebelumnya. Hadis tersebut dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِي جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الأُولَى كُتِبَ لَهُ بَرَاءَتَانِ: بَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ، وَبَرَاءَةٌ مِنَ النِّفَاقِ.

“Barang siapa yang salat karena Allah empat puluh hari secara berjamaah tanpa ketinggalan takbir yang pertama, dicatatkan baginya dua kebebasan; kebebasan dari neraka dan kebebasan dari kemunafikan.” (HR ar-Tirmidzi no. 241)

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement