Kita Bisa Titip Salam kepada Rasulullah SAW di Madinah, Ini Lafalnya

Kamis 18 Juli 2019 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 18 614 2080527 kita-bisa-titip-salam-kepada-rasulullah-saw-di-madinah-ini-lafalnya-iP47SOW7AI.jpg Masjid Nabawi, Madinah (Foto: Mathabah)

Tak sedikit sahabat dan kerabat yang menitip salamnya kepada jemaah haji atau umrah untuk Rasulullah SAW. Mereka menitipkan amanatnya untuk disampaikan oleh jamaah haji ketika berada di makam Rasulullah SAW, Madinah.

 Tanah Suci

Jemaah haji atau jemaah umrah yang mendapatkan amanat tersebut dapat menggunakan lafal berikut ini:

السَلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللهِ مِنْ فُلَانٍ بْنِ فُلَانٍ

As-salāmu ‘alayka yā rasūlallāh min fulān ibni fulān (sebut nama kerabat dan sahabat yang menitipkan salamnya).

Artinya, “Sejahtera atasmu wahai Rasulullah dari si fulan bin fulan (sebut nama kerabat dan sahabat yang menitipkan salamnya).”

Salam tersebut merupakan lafal alternatif yang disarankan oleh Syekh M Nawawi Banten sebagaimana keterangannya dalam Kitab Nihayatuz Zain.

Jemaah haji dan umrah dapat menggunakan lafal lain dengan makna serupa, dan jemaah haji juga dapat menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa daerahnya dalam menyampaikan salam sahabat atau kerabatnya kepada Nabi Muhammad SAW.

ثم إن كان أحد أوصاه بالسلام فليقل السلام عليك يا رسول الله من فلان بن فلان أو نحو هذا

Artinya: “Jika seseorang menitip salam kepada jemaah haji atau umrah, maka ia di makam Rasulullah mengucap, ‘As-salāmu ‘alayka yā rasūlallāh min fulān ibni fulān,’ atau lafal salam dengan makna serupa,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Bandung, Al-Ma’arif: tanpa catatan tahun], halaman 219).

Seperti dilansir NU Online, lafal ini tentu saja dibaca setelah jemaah haji mengucapkan salamnya sendiri untuk Rasulullah. Lafal ini dibaca dengan konsentrasi ketika jemaah haji duduk sekira tiga hasta dari tembok sambil memandang penuh takzim makam Rasulullah lalu memejamkan mata jika memungkinkan posisi tersebut.

فإنه صلى الله عليه وسلم يسمع ويعلم وقوفك بين يديه

Artinya: “Rasulullah mendengar suaramu dan mengetahui keberadaanmu di dekatnya,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Bandung, Al-Ma’arif: tanpa catatan tahun], halaman 219).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Adapun salam jemaah haji, jemaah umrah, atau peziarah makam Rasulullah dapat mengucapkan lafal salam berikut ini:

السَلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللهِ

Assalāmu alaika yā Rasūlallāh.

السَلَامُ عَلَيْكَ يَا نَبِيَّ اللهِ

Assalāmu alaika yā Nabiyyallāh.

السَلَامُ عَلَيْكَ يَا حَبِيْبَ اللهِ

Assalāmu alaika yā Habīballāh.

السَلَامُ عَلَيْكَ يَا صَفْوَةَ اللهِ

Assalāmu alaika yā Shafwatallāh.

السَلَامُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدَ المُرْسَلِيْنَ الطَّيِّبِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ

Assalāmu alaika yā Sayyidal mursalīnat thayyibīnat thāhirīn.

السَلَامُ عَلَيْكَ وَعَلَى أَزْوَاجِكَ الطَّاهِرَاتِ أُمَّهَاتِ المُؤْمِنِيْنَ

Assalāmu alaika wa ‘alā azwājikat thāhirāt ummahātil mukminīn.

السَلَامُ عَلَيْكَ وَعَلَى أَصْحَابِكَ أَجْمَعِيْنَ

Assalāmu alaika wa ‘alā ashhābika ajma‘īn.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya