MADINAH - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan bahan baku yang yang digunakan untuk memasak makanan, yang akan disajikan ke jamaah haji berkualitas tinggi.
"Bahan baku yang digunakan (untuk katering jamaah) berkualitas tinggi," kata Pengendali Teknis Pelayanan Luar Negeri Sri Ilham Lubis saat mengecek dapur katering penyedia makanan untuk jamaah haji di Indonesia, Selasa (23/7/2019).
Baca juga: 67.623 Jamaah Haji Indonesia Sudah Padati Kota Makkah
Dia menyebut, bahan baku untuk ayam berasal dari Arab Saudi, daging dari Brasil. Sementara ikan berasal dari Indonesia, yakni ikan patin.
"Semua bahan baku (bumbu) makanan berasal dari Indonesia. Tenaga kerja juga dari Indonesia, termasuk chefnya," jelas dia.

"Itu sesuai kontrak kita, kita minta (perusahaan katering) menyiapkan bumbu masak dari Indonesia. Begitu juga kecap, teh termasuk ikan. Semua dari Indonesia," jelas dia.
Baca juga: 2.500 Jamaah Haji Khusus Tiba di Tanah Suci, Ini Bentuk Pelayanannya
Saat melakukan inspeksi di salah satu perusahaan katering, Sri Ilham memastikan semua proses penyimpanan bahan baku hingga memasak berjalan dengan baik dan higienis.
Termasuk untuk penataan dapur dan alur penyimpanan bahan baku. Di mana penyimpanan sayur dipisah, tidak digabung dengan daging dan ikan. Gula, beras dan garam juga berada di ruang penyimpanan tersendiri.
"Alhamdulillah kami melakukan pengecekan ke dapur yang menyediakan makanan untuk jamaah haji," kata dia.
(Awaludin)