JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf, mengungkapkan pemerintah Arab Saudi sudah mulai membahas penyelenggaraan Haji 2027. Bahkan, informasi awal dan timeline penyelenggaraan Haji 2027 telah diterima Kemenhaj.
Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan informasi awal dari pemerintah Saudi ini akan menjadi dasar bagi Kemenhaj untuk menyiapkan penyelenggaraan haji tahun depan sejak dini.
“Evaluasi dan persiapan harus dilakukan sejak dini. Pengalaman tahun ini menunjukkan bahwa persiapan lebih awal memberikan dampak besar terhadap keteraturan, kualitas layanan, dan kesiapan seluruh unsur penyelenggara,” ungkap Gus Irfan, Minggu (31/5/2026).
Pihaknya mengatakan, Kemenhaj bersama DPR RI berkomitmen memperkuat sinergi dalam mempersiapkan operasional Haji 2027 secara lebih matang. Menurutnya, pengalaman persiapan lebih awal pada penyelenggaraan Haji 2026 memberikan dampak besar terhadap keteraturan operasional, kualitas layanan, dan kesiapan seluruh unsur penyelenggara.
“Kita ingin penyelenggaraan Haji 2027 menjadi lebih baik, lebih tertata, ramah lansia, serta semakin menghadirkan layanan yang aman dan membahagiakan jamaah,” ujar Gus Irfan.