
Delegasi Amirul Hajj sendiri turut merasakan berapa berdesakannya Masjidil Haram ketika mereka melakukan umrah wajib sesaat setelah tiba di Kota Mekkah dari Madinah.
Oleh karena itu, ia benar-benar mengimbau jamaah Indonesia untuk mengukur kemampuan fisiknya agar tetap terjaga baik.
“Jadi mudah-mudahan masing-masing setiap kita itu bisa mengukur kemampuan diri sendiri menjaga kesehatan dengan baik makan yang cukup istirahat yang cukup sehingga lalu kemudian stamina kita bisa terjaga dengan baik sehingga pada saat puncaknya nanti wukuf kemudian mabit di Muzdalifah, di Mina bisa dilakukan dengan sempurna,” katanya.
Sejauh ini banyak jamaah yang berupaya mengoptimalkan kesempatan beribadah selagi berada di Mekkah meskipun Masjidil Haram sudah sangat padat. Alhasil, tidak jarang kondisi kesehatan mereka menurun akibat kelelahan dan keletihan.
(Edi Hidayat)