JEDDAH – Sebanyak 17 kelompok terbang (kloter) jamaah haji Indonesia dari Embarkasi Jakarta-Bekasi dan Surabaya rencananya diberikan fasilitas kemudahan dalam proses kepulangan di Bandara Arab Saudi.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Jeddah-Madinah, Arsyad Hidayat menjelaskan, Arab Saudi kembali menerapkan inovasi layanan bagi jamaah haji, yakni terkait kepulangan di bandara.
Fasilitas tersebut bernama Iyab yang berlaku di Bandara King Abdulaziz, Jeddah maupun Prince Mohammed bin Abdulaziz, Madinah.
Iyab merupakan inovasi layanan percepatan masa tunggu dan pemeriksaan imigrasi saat kepulangan jamaah haji dari Arab Saudi atau bandara menuju negaranya masing-masing.
Untuk mendukung layanan ini, Arab Saudi menyiapkan satu lokasi yang bisa menampung sekitar 750-800 atau sekira 2 kloter jamaah haji. Jamaah harus hadir di bandara 5 jam sebelum terbang.
Dengan layanan ini, jamaah cukup melalui pemeriksaan sidik jari oleh petugas bandara.