"Sehingga, berpotensi ada jemaah haji yang tidak bisa melanjutkan perjalanan atau kesulitan melaksanakan wukuf di Arafah,” tambah dia.
Baca Juga: Jamaah Haji Tarwiyah Diminta Berkelompok
Pemerintah, kata dia, lebih memilih konsentrasi untuk memfasilitasi pelaksanakan wukuf di Arafah. Di mana jamaah haji akan memulai perjalanannya mulai 8 Dzulhijjah langsung menuju Arafah.
(Angkasa Yudhistira)