Selain listrik padam, Subhan mengakui, memang ada dampak lain dari hujan yang turun tersebut. "Pertama di tenda mina ada sebagian karpet basah. Tetapi tidak membuat jamaah keluar tenda. Karpet yang basah dilipat dan sudah kembali selesai. Yang kedua betul ada beberapa maktab yang listriknya dimatikan. Untuk menghindari kongslet karena air," jelas dia.
Jamaah, kata dia, memang diimbau tetap di tenda. Sementara jamaah yang sedang di Jamarat berhenti dan berlindung dari hujan.
"Kalau yang ditenda berangkat ke jamarata, bisa terjadi penumpukan. Beresiko kepadatan di jamarat," kata dia.
" Adapun satu atau dua eskalator yang dimatikan karena memang di tempat terbuka. Menghindari konrslet dan bisa berakibat pada jamaah. Maka oleh pertahanan sipil Makkah peralatan elektrik dimatikan," kata dia.
Baca Juga: Kenapa Tenda Jamaah Haji di Mina Belum Dibuat Bertingkat?
(Arief Setyadi )