Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jamaah Haji Sakit Tetap Dilayani Sampai Pulang ke Tanah Air

Widi Agustian , Jurnalis-Minggu, 01 September 2019 |17:49 WIB
Jamaah Haji Sakit Tetap Dilayani Sampai Pulang ke Tanah Air
Jamaah Haji (Foto: Okezone/Widi)
A
A
A

MAKKAH - Pemerintah akan  mengurus seluruh keperluan jemaah yang sakit dan harus dirawat di Arab Saudi hingga tiba ke Tanah Air. Untuk itu, Pemerintah berharap masyarakat tidak perlu khawatir bilamana ada anggota keluarganya yang terpaksa harus dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) saat berhaji.

Hal ini dikemukakan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar Ali saat melepas jemaah kloter 15 embarkasi Batam (BTH 15), di Syisyah, Makkah.

"Bahwa ada jemaah haji masih sakit di sini, dan tertinggal di sini akan dilayani dan diantar sampai tanah air. Ini bagian dari pelayanan kami," tegas Nizar.

Haji

Baca Juga: Jamaah Haji Kloter 15 Embarkasi Batam Paling Terakhir Pulang dari Jeddah

Pelayanan yang diberikan bagi jemaah sakit, termasuk di antaranya biaya perawatan medis, visitasi, hingga layanan antar pulang ke tanah air. "Tidak ada batas waktunya. Sebulan dirawat kita layani, dua bulan kita layani. Bahkan kasarnya setahun sakit pun akan terus kita dampingi," ujar Nizar.

Selama masa operasional  haji, pendampingan bagi jemaah haji sakit dilakukan oleh PPIH Arab Saudi. "Setelah musim haji, bila masih ada jemaah sakit pendampingannya akan diestafetkan kepada konsul haji, KJRI bahkan KBRI," ujar Nizar.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement