MADINAH - Pelaksanaan ibadah haji, khususnya yang dijalani oleh jamaah haji khusus dinilai berjalan baik dan lancar secara umum.
Walau begitu, masih ada permasalahan yang muncul pada musim haji tahun ini, yakni terkait pemenuhan standar pelayanan minimum (SPM) pada pelayanan akomodasi atau hotel, apartemen transit dan pelayanan masyair (Armuzna).
"Beberapa poin ini akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan terhadap penyelenggaraan ibadah haji khusus ke depan," kata Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Abdul Muhyi di Madinah.
Baca Juga: Jamaah Haji Furoda Tahun Ini Tercatat 3.076 Orang
Pertama, pada fase Armuzna, dari hasil pengawasan yang dilakukan pihaknya, tenda bagi jamaah haji khusus masih terlalu padat.
"Space yang ada kurang nyaman untuk jamaah haji khusus, termasuk di Arafah," cetus dia.
