Keenam, selama gelombang I, tercatat ada 14 jamaah haji yang wafat. Sementara gelombang II ada 42 jamaah wafat di Madinah.
"Sedangkan untuk jamaah yang masih terbaring di Rumah Sakit Arab Saudi di Madinah hingga saat ini tercatat 23 orang. Sedangkan di KKHI sudah tidak ada jamaah yang dirawat, semua sudah kembali ke rombongan masing-masing," tutur Jauhari.
Baca juga: Layanan Eyab untuk Jamaah Haji Berakhir Hari Ini
Ketujuh, selama di Madinah, jamaah haji mendapat bimbingan, edukasi, dan konsultasi ibadah yang disampaikan konsultan serta pembimbing ibadah.
Di lima sektor Madinah telah dilaksanakan sebanyak 229 kali bimbingan kepada 229 kloter jamaah haji dengan jumlah materi yang disampaikan sebanyak 8 bahasan.
Selain melakukan visitasi dan konsultasi dengan menemui jamaah haji secara langsung di hotel-hotel tempat menginap, di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), para konsultan ibadah juga memberikan tausiah yang direkam dalam bentuk video dan disebarkan melalui media sosial.
Baca juga: Manasik Haji Akan Disempurnakan Tahun Depan, Begini Caranya
"Sehingga tidak hanya jamaah haji, tapi juga seluruh umat Islam dapat menyimak konten-konten yang disajikan para konsultan ibadah, seperti makna penting Salat Arbain, sejarah Masjid Qiblatain, ziarah di Masjid Nabawi," ujar Jauhari.