Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Khadijah, Hijaber Pertama yang Menjuarai Balapan Kuda Bergengsi

Devia Affiana , Jurnalis-Kamis, 24 Oktober 2019 |15:49 WIB
Kisah Khadijah, Hijaber Pertama yang Menjuarai Balapan Kuda Bergengsi
Khadijah, hijaber pertama yang menjuarai balapan kuda bergengsi. Foto: diambil dari About Islam
A
A
A

FILM dokumenter baru akan menandai pencapaian seorang remaja muslim asal Inggris yang membuat sejarah dengan menjadi joki. Ia adalah Khadijah Mellah, hijaber pertama yang memenangkan perlombaan pacuan kuda bergengsi.

"Saya suka membuktikan bahwa orang salah dalam hal apa yang bisa atau tidak bisa dilakukan oleh seorang gadis Muslim," kata hijaber tersebut sebagaimana dilansir dari Aboutislam, Kamis (24/10/2019).

“Bagi seorang seperti saya, memenangkan perlombaan kuda dan membuat sejarah bagi Muslimah Inggris, terasa sangat penting. Saya berharap bahwa remaja putri lainnya akan melihat kisah saya dan termotivasi serta bertekad untuk mencapai mimpi mereka," tambahnya.

Khadijah berusia 18 tahun, berasal dari Distrik Brixton, London, disorot secara global pada Agustus, setelah meraih kemenangan bersejarah di Piala Magnolia.

Lebih lanjut, film dokumenter ini akan mengeksplorasi manfaat yang disediakan Ebony Horse Club untuk kaum muda di Brixton.

Foto Diambil dari About Islam

Membuat Sejarah

Khadijah telah mengendarai Ebony Horse Club di Dristik Brixton setiap minggu selama lebih dari enam tahun. Dia suka berada di sekitar kuda dan merasakan tantangan tersendiri untuk mengendarainya.

“Setelah duduk di A-Level, saya pindah ke Newmarket untuk berolahraga kuda dengan joki-joki lainnya,” ucap hijaber tersebut.

“Untuk dapat mengikuti perlombaan berkuda dan mencapai kebugaran di tempat yang seharusnya, saya harus menunggang sesering mungkin," tutur Khadijah.

"Mengendarai kuda balap sangat berbeda dengan menunggang kuda di Ebony Horse Club, kuda pacu untuk atlet dibangun secara berbeda, mereka lebih bugar dan lebih kuat daripada kuda yang telah saya pakai sehingga saya harus belajar teknik baru," tambahnya.

Menjelang rilis film dokumenter itu, Khadijah mengadakan pertemuan khusus dengan pahlawannya, pelari Mesir, dan pendiri komunitas online Surviving Hijab, Manal Rostom.

Seperti Khadijah, Manal menggunakan olahraga untuk melawan stereotip sosial dan memberdayakan wanita muda dan pemakai jilbab untuk menggapai impian mereka.

Islam & Olahraga

Umat muslim memang dianjurkan untuk mengajar anak-anak mereka menunggang kuda. Ini sesuai dengan sabda Rasulullah;

“Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah” (Riwayat Sahih Bukhari/Muslim)

Islam mendorong segala sesuatu yang mempromosikan pikiran yang menyegarkan atau merevitalisasi tubuh asalkan tidak menimbulkan dosa, menyebabkan kerusakan, atau menghambat atau menunda kewajiban agama.

(Abu Sahma Pane)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement