Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Pesan Presiden Jokowi untuk Wamenag

Novie Fauziah , Jurnalis-Minggu, 27 Oktober 2019 |03:01 WIB
Ini Pesan Presiden Jokowi untuk Wamenag
Wamenag Zainut diberi pesan Presiden Jokowi (Foto: Okezone)
A
A
A

Presiden Jokowi telah melantik Zainut Tauhid Sa'adi jadi Wakil Menteri Agama (Wamenag) yang bertugas mendampingi Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi memimpin Kementerian Agama.

Zainut mengatakan, terdapat sejumlah pesan dan arahan Presiden Jokowi yang disampaikan kepadanya. Di antaranya ia diminta untuk melakukan peningkatan mutu pendidikan madrasah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan lainnya. Peningkatan mutu pendidikan tersebut penting dalam rangka menciptakan SDM yang handal.

 Presiden Jokowi memberi pesan

"Salah satu prioritas program Presiden untuk tahap kedua ini penekanannya pada aspek pengembangan dan peningkatan sumberdaya manusia. Beliau juga berpesan bagaimana meningkatkan mutu pendikan madrasah, pesantren dan pendidikan keagamaan lainnya melalui program kemitraan dengan dunia usaha sehingga siswa memiliki keterampilan yang siap terjun di dunia usaha," terang Zainut.

Pola-pola membangun kemitraan dengan dunia pendidikan, ujar dia, sangat diperlukan. Presiden juga menyampaikan agar pengembangan dakwah keagamaan benar-benar sesuai tujuan, yakni meningkatkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.

"Dakwah sejatinya mendorong ukuwah persaudaran, semangat persatuan, dan sikap toleransi," ujarnya.

Presiden memberikan contoh, saat ini kita sering mendengar ceramah maupun khotbah yang isinya bukan memberikan kesejukan dan pesan-pesan damai tapi justru yang disampaikan malah penuh dengan pesan provokatif.

"Ini perlu kita cermati agar jangan sampai dakwah tersebut membuat perpecahan umat Islam dan umat agama lainnya," jelas Zainut.

Seperti dilansir dari situs Kemenag kemarin, Zainut mengatakan, para dai harus punya semangat merangkul dan membangun semangat persaudaraan.

Hal yang dibutuhkan Indonesia adalah ceramah yang menyejukkan dan mendamaikan. Sebab persatuan dan kesatuan harus terus dibangun.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement