nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesepakbola Muslim Berikan Beasiswa untuk 100 Pelajar Tak Mampu

Ibrahim Al Kholil, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 13:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 03 614 2137377 pesepakbola-muslim-berikan-beasiswa-untuk-100-pelajar-tak-mampu-q3BxmctLI9.jpg Bintang Sepakbola Muslim Ahmed Musa

Ahmed Musa pesepakbola muslim yang sudah malang melintang di liga Eropa memberikan beasiswa kepada 100 mahasiswa di sebuah universitas di kota Kano, Nigeria. Musa juga didapuk sebagai duta kampus tersebut.

Dalam caption postingan-nya di Instagram, pesepakbola muslim Ahmed Musa menuliskan,"Saya sangat percaya akan pentingnya pendidikan karenanya, kegembiraan saya bergabung dengan tim hebat ini untuk mempromosikan visi ini menjadi apa pun yang Anda inginkan dalam hidup selama Anda dapat memimpikannya. Jadi, saya senang memberi tahu Anda bahwa saya akan mensponsori 100 siswa di universitas ini."

Kapten Tim Nasional Nigeria tersebut memang dikenal sering terlibat dalam berbagai kegiatan amal terutama di kampung halamannya sendiri. Dia telah menjadi inspirasi bagi banyak pemuda Muslim di Nigeria dan seluruh dunia. Superstar Nigeria tersebut telah terlibat dalam berbagai proyek amal termasuk pembangunan pusat olahraga di Kano.

Hal tersebut bukan pertama kalinya bagi pesepakbola muslim Ahmed Musa ikut berperan dalam kegiatan amal dan sosial. Di bulan Ramadan 1439, mantan pemain Leiceister City tersebut menunjukkan kepeduliannya kepada orang-orangnya di Kano. Dia membagikan bahan makanan kepada mereka. Dia bahkan membuka Yayasan Ahmed Musa untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Mantan anak asuh Claudio Ranieri tersebut juga membantu mempromosikan olahraga di Nigeria dan mendukung kaum muda mencapai cita-citanya.

Sepak terjang Ahmed Musa mengingatkan perilaku serupa para bintang lapangan hijau lainnya seperti Mesuet Oezil, C.Ronaldo, Didier Drogba dan Sadio Mane. Mereka sering sekali kita terdengar terlibat dalam berbagai proyek sosial.

Hal itu salah satunya karena para bintang lapangan hijau tersebut dulunya adalah anak –anak yang lahir di keluarga yang miskin. Oleh karena saat mereka sudah menjadi pesepakbola hebat dan memiliki gaji fantastis, rasa empati mereka mendorong untuk melakukan berbagai kegiatan sosial.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini