Share

Bolehkah Ceraikan Istri Demi Orangtua? Ini Jawaban Abdul Somad

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 05 330 2138212 bolehkah-ceraikan-istri-demi-orangtua-ini-jawaban-abdul-somad-3MnwuAPBmw.jpg Ustadz Abdul Somad. Foto: Screenshoot dari video ceramah UAS di Youtube.

KABAR perceraian Ustadz Abdul Somad dengan istrinya, Mellya Juniarti, benar adanya. Kuasa hukum ulama kondang tersebut, Hasan Basri, mengatakan sidang putusan perceraian itu sudah selesai kemarin.

Tidak dijelaskan apa alasan Abdul Somad menyudahi hubungan pernikahan yang sudah berjalan 11 tahun tersebut. Ia menggugat cerai istrinya melalui Pengadilan Agama Bangkinang dengan nomor perkara 604/Pdt.G/2019/PA.Bkn.

Terlepas dari kabar retaknya hubungan rumah tangga mereka, jauh sebelum Mellya diceraikan, Abdul Somad beberapaka kali memberikan ceramah tentang perceraian.

Salah satunya seperti dalam video berjudul 'Hukum Ceraikan Istri Demi Orangtua? Tanya Jawab Ustadz Abdul Somad' yang diunggah ke channel Youtube Para Pejalan pada 15 Maret 2019.

Ilustrasi perceraian. Foto: Istimewa 

Di video itu Abdul Somad menerangkan bahwa dalam berumah tangga, suami itu memiliki lima kewajiban yang harus diberikan kepada istri. Kewajiban itu antara lain, suami harus memberi makan istri, memberi pakaian yang layak untuk istri, memberi tempat tinggal yang baik untuk istri, memberi pendidikan yang bermanfaat untuk istri, dan memberi perhatian yang cukup untuk istri.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kewajiban ini mesti ditaati seorang suami karena menjadi bagian dari kerukunan dalam berumah tangga. Nah, perceraian biasanya muncul ketika si istri merasa ada hal yang tak diberikan suami dari 5 kewajiban tersebut.

Lalu bagaimana jika suami menceraikan istri demi orangtua? "Kalau memang si istri sayang pada suaminya, maka ia juga mesti sayang pada orangtuanya," kata Ustadz Abdul Somad.

Jika ada ketidakrukunan antara istri dengan mertua, maka suami mesti melakukan langkah-langkah bijak yang diharapkan bisa mendamaikan keduanya. "Bukannya langsung minta talak," ucap Abdul Somad.

Terkait dengan langkah-langkah bijak yang mesti dilakukan suami, ia menyarankan melakukan hal yang diistilahkan sebagai lima langkah.

Pertama adalah beri nasihat kepada sang istri. "Oh adinda, kau jangan sayang aku saja, tapi sayang jugalah dengan orangtuaku. Adinda, jika kau sayang denganku, sayang juga lah kau dengan orangtuaku," katanya.

Kemudian jika cara di atas tidak berhasil, maka yang dilakukan pisah tempat tidur atau pisah ranjang. Jika tak mempan juga, maka masuk langkah ketiga berupa tempeleng istri. "Ada ayat tempeleng," ucap Abdul Somad.

Hanya saja  tempeleng ini tidak bisa dilakukan lagi karena sudah ada hukum pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Oleh karena itu Abdul Somad tidak menyarankan tempeleng ini

Langkah keempat ialah mediasi. Jadi, kalau memang istri tak juga berdamai dengan orangtua suami, maka lakukan mediasi. Ini dilakukan dengan menempatkan kedua pihak dalam satu meja dan mencari jalan keluar dari masalah yang mengganggu.

Nah, saran terakhir adalah talak. Perceraian adalah cara terakhir yang bisa diambil. Cara ini diambil ketika semua cara di atas tak berhasil, bukan langsung Anda meminta cerai ke istri Anda.

"Saya sarankan, makanya laki-laki harus belajar, harus mengerti kondisi keluarganya dan tidak langsung menceraikan istri jika belum ada upaya perdamaian," terangnya.

Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke redaksi.okezone@mncgroup.com, cc okezone.lifestyle2017@gmail.com.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini