DALAM Islam disebutkan bahwa sifat tergesa-gesa merupakan teman setan. Benarkan demikian? Setidaknya hal ini sejalan dengan Amar bin Al-‘Ash –radhiyallahu ‘anhu yang berkata:
لَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَجْنِي مِنْ ثَمَرَةِ العَجَلَةِ النَّدَامَةَ
Artinya: "Seseorang selalu memetik buah dari sikap ketergesa-gesaannya berupa penyesalan".
Sementara dalam video acara Siraman Qolbu yang diunggah ke Youtube MNCTV Official, dai kondang Djoko Ismanu Herlambang atau akrab disapa Ustadz Dhanu, mengatakan, sifat tergesa-gesa diibaratkan seperti temannya setan.

Ilustrasi penyesalan. Foto: Istimewa
Sifat tergesa-gesa menurutnya dapat membuat pikiran tidak fokus dan tubuh menjadi tidak seimbang. Sehingga di akhir akan menimbulkan penyesalan karena telah tergesa-gesa serta menimbulkan perasaan emosional.