Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenag Bentuk 3 Tim Layanan Haji yang Khusus Bertugas di Arab Saudi

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Kamis, 06 Februari 2020 |14:31 WIB
Kemenag Bentuk 3 Tim Layanan Haji yang Khusus Bertugas di Arab Saudi
Penandatanganan pakta integritas tim layanan haji. Foto: Kemenag
A
A
A

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) membentuk tiga tim layanan haji yang akan bertugas khusus di Arab Saudi. Tim tersebut yakni Tim Layanan Akomodasi, Tim Layanan Katering, serta Tim Layanan Transportasi.

Mereka diberangkatkan pada waktu berbeda dan masa kerja berbeda pula. Perwakilan ketiga tim tersebut pun sudah menandatangani pakta integritas.

Di sela penandatanganan tersebut, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar berpesan agar seluruh tim layanan haji di Arab Saudi menjaga integritas selama bertugas.

"Saya harap seluruh tim pelayanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi dapat melaksanakan tanggungjawab dan melaksanakan mekanisme pelayanan sesuai dengan prosedur yang benar dan kita sepakati bersama," ujarnya sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenag pada Kamis (6/2/2020).

Tim juga diminta untuk saling bersinergi dan bekerjasama agar bisa menyiapkan layanan terbaik bagi jamaah haji Indonesia.

"Jika terdapat perbedaan pendapat itu sah-sah saja. Akan tetapi perlu saya tegaskan kembali jika dalam forum sudah dilakukan kesepakatan maka perbedaan pendapat tersebut sudah tidak perlu dibahas kembali. Semuanya harus menerima setiap kesepakatan yang ada dan melaksanakannya," tegas Nizar.

Ketiga tim layanan haji ini akan segera berangkat dan bekerja di Arab Saudi dalam waktu yang berbeda. Tim Akomodasi akan berangkat mulai 9 Februari dan bertugas selama 60 hari untuk menyiapkan hotel bagi jamaah haji Indonesia.

Tim Katering akan berangkat sepekan kemudian, tepatnya 15 Februari 2020. Mereka akan bertugas selama 58 hari untuk memastikan seluruh layanan katering bisa disiapkan untuk jamaah haji Indonesia.

Sementara Tim Transportasi, mereka akan berangkat ke Arab Saudi pada 1 Maret dan bertugas selama 38 hari. Selain bus antar kota perhajian (Madinah – Makkah – Jeddah), tim ini juga akan menyiapkan layanan Bus Shalawat yang digunakan jamaah selama di Makkah, khususnya untuk mengantar mereka dari hotel ke Masjidil Haram.

(Abu Sahma Pane)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement