nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Syakir Daulay, Sosok Hafiz yang Merambah ke Dunia Seni Peran

Rabu 26 Februari 2020 15:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 26 614 2174477 syakir-daulay-sosok-hafiz-yang-merambah-ke-dunia-seni-peran-p7ejReeBXy.jpg source: Instagram Syakir Daulay

MUDA, ganteng, dan pintar mengaji. Itulah yang tergambar dari Syakir Daulay. Namanya semakin dikenal sejak perannya di beberapa film. Namun sebenarnya sebelum terkenal sebagai aktor dia adalah seorang hafiz Quran, bahkan telah menjuarai MTQ di berbagai daerah. Bagaimana perjalanan Syakir mengejar mimpinya?

Syakir Daulay lahir di kota Bireuen Aceh, 18 tahun silam. Syakir adalah anak terakhir dari 4 bersaudara. Pada 2010, ia besama kakak-kakaknya pergi ke Jakata untuk menempuh pendidikan. Ia pun memulai perjalanannya menjadi seorang santri di pondok pesantren di Tangerang yaitu Darul Quran, yang merupakan pondok pesantren milik Ustadz Yusuf Mansyur.

Syakir pun sudah menjadi penghafal Al Quran dan sering menjuarai MTQ di berbagai daerah. Memiliki pengetahuan dalam hal agama menjadikan Syakir sebagai pendakwah yang baik, Di usianya yang masih belia, Syakir sudah fasih menyampaikan tausiyah serta pesan-pesan kebaikan pada teman-teman sebayanya. Beberapa prestasi yang telah diraih oleh Syakir Daulay antara lain:

Peserta Cilik Tilawah Anak-Anak Putra Seleksi MTQ Kecamatan Kota Juang Tahun 2008, peserta Eksibisi MTQ Kabupaten Bireuen Tahun 2008, peserta Eksibisi MTQ Provinsi Aceh Tahun 2009

Juara I Lomba Azan Hari Anak Nasionak DPD PKS Bireuen 2009

Juara II MTQ Putra Tingkat SD/MI se UPTD Kec. Jeumpa 2009

Seleksi Calon Peserta Pembinaan Persiapan Menghadapi MTQN ke XXIII di Provinsi Bengkulu Tahun 2010

Sejak 2016, Syakir memulai langkahnya di dunia seni peran. Namun, sebelum memutuskan untuk membintangi sinetron dan film Syakir meminta izin pada orangtua dan guru-gurunya terlebih dulu. Mereka pun mendukung pilihan Syakir selama bisa menjaga diri dan selalu ingat kewajibannya sebagai seorang muslim. Hingga akhirnya Syakir memulai debut aktingnya dalam sinetron Pangeran 2, berperan sebagai Syakir pada tahun 2016. Itulah awal karir yang membuka jalannya di dunia seni peran.

Tawaran untuk bermain sinetron dan film pun mulai berdatangan. Film yang pernah dibintanginya antara lain, Laskar di Tapal Batas (2016), Surga Menanti (2016), dan Lima Penjuru Masjid (2018). Syakir pun pasti meminta izin dari Sang Guru, Ustadz Yusuf Mansyur. Selama perannya masih dalam jalur dakwah, silahkan saja, begitu pesan Sang Guru.

Mengikuti jejak Sang Kakak, Zikri Daulay, Syakir pun mulai mencintai dunia akting. Dunia akting dan dunia reliji pun dijalaninya beriringan. Kini, Syakir pun tengah disibukkan untuk film terbarunya, Mariposa, berperan sebagai Juna. Ceramah dan tausiyah pun tetap dijalankannya demi menebar dakwah untuk agama. Sementara itu, film dan sinetron yang dibintangi Syakir pun memang masih bertemakan reliji.

Dalam sebuah acara The Societal #KejarMimpi CIMB Niaga di Makassar, Syakir yang saat itu menjadi bintang tamu, membagikan inspirasinya untuk berbuat kebaikan. Syakir mengajak para peserta untuk rajin berinfaq dan wakaf. Berbagi sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk menyucikan harta agar menjadi berkah, sekaligus membantu orang lain yang membutuhkan. Mau infaq dan wakaf ada CIMB Niaga Syariah yang hadirkan kemudahan melalui teknologi. Jadi mulai dari sekarang mari berinfaq dan berwakaf," ujar Syakir.

(cm)

 

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini