Dewan Muslim Inggris alias The Muslim Council of Britain (MCB), merupakan salah satu organisasi muslim terbesar di Inggris. MCB meminta muslim, masjid-masjid dan sekolah Islam menghindari COVID-19 dengan cara mengikuti petunjuk higienis yang disebarkan oleh Pemerintah Inggris.
"Banyak dari petunjuk higienis ini yang menekankan pada kebersihan sejalan dengan tradisi Islam. Abu Malik Al-Ash`ari mengisahkan, Rasulullah SAW bersabda, 'Kebersihan adalah sebagian dari iman'," kata MCB di situs websitenya menekankan pentingnya menjaga kebersihan agar terhindar dari COVID 19.

MCB meminta madrasah, sekolah Islam untuk mendoroang santri dan siswa-siswanya mencuci tangan dengan sabun untuk mematikan virus korona.
Masjid-masjid, madrasah-madrasah, sekolah Islam harus memiliki cukup sabun dan pembersih tangan. Sabun-sabun itu terutama harus diletakkan di tempat wudhu untuk mempermudah mereka mencuci tangan dengan sabun.
Seperti dilansir dari Al Jazeera, Kamis, (5/3/2020), saat ini jumlah orang yang terinfeksi COVID-19 di Inggris telah meningkat menjadi 87.
Guna menghindari COVID-19, Kepala Obat Infeksi di Universitas Edinburgh Prof. Jurgen Haas menjelaskan, virus akan lebih lama hidup di suhu dingin. Berbeda dengan di suhu hangat hingga panas, virus tak mampu bertahan hidup dalam kondisi lingkungan yang panas.
Oleh karena itu ia meminta agar orang segera mencuci tangan jika memegang uang kertas, gagang pintu. Apalagi gagang pintu bisa jadi medium yang bisa menularkan virus.
(Dyah Ratna Meta Novia)