nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keutamaan Nisfu Sya'ban, Diampuni Dosa-Dosa Kecuali...

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 11:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 26 330 2189180 keutamaan-nifsu-sya-ban-diampuni-dosa-dosa-kecuali-oiEqSrWFLq.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

LEMBAGA Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menetapkan awal Bulan Sya'ban jatuh pada hari ini, Kamis (26/3/2020). Keputusan itu diambil setelah dilakukan Rukyatul Hilal pada Selasa 24 Maret 2020.

"Awal Sya'ban 1441 H bertepatan dengan hari Kamis Legi, mulai malam Kamis 26 Maret 2020," ujar Wakil Ketua LF PBNU KH Sirril Wafa sebagaimana dilansir dari NU Online.

Sementara itu dalam artikel Okezone terdahulu telah dibahas keutamaan bulan Sya'ban, salah satunya di dalamnya terdapat satu malam nan istimewa, walaupun ini masih menjadi ikhtilaf atau perbedaan pendapat.

Meskipun demikian diyakini bila menghidupkan malam tersebut dengan beribadah kepada Allah, maka Sang Pencipta akan mengampuni dosa-dosa, kecuali orang musyrik dan orang yang membunuh jiwa.

Hadits riwayat Mu'adz bin Jabal, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Allah mendatangi seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya'ban. Dan Dia akan mengampuni seluruh makhluk kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan".

Al-Mundziri dalam At-Targhib setelah menyebutkan hadits ini, ia mengatakan, "Dikeluarkan oleh At-Thabrani dalam Al Awsath dan Ibnu Hibban dalam kitab shahihnya dan juga oleh Al-Baihaqi. Ibnu Majah pun mengeluarkan hadits dengan lafazh yang sama dari hadits Abu Musa Al-Asy'ari. Al-Bazzar dan Al-Baihaqi mengeluarkan yang semisal dari Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu dengan sanad yang tidak mengapa".

Demikian perkataan Al Mundziri. Penulis Tuhfatul Ahwadzi, Al Mubarakfuri mengatakan, "Pada sanad hadits Abu Musa Al-Asy'ari yang dikeluarkan oleh Ibnu Majah terdapat Lahi'ah dan ia adalah perawi yang dinilai dha'if".

Hadits lainnya ialah hadits Abdullah bin 'Amr radhiyallahu 'anhuma, ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Allah 'azza wa jalla mendatangi makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya'ban, Allah mengampuni hamba-hamba-Nya kecuali dua orang yaitu orang yang bermusuhan dan orang yang membunuh jiwa".

Al Mundziri mengatakan, "Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ahmad dengan sanad yang layyin (ada perowi yang diberi penilaian negatif atau di-jarh, namun haditsnya masih dicatat)", demikian dikutip dari Kabarmakkah.

Lebih lanjut, malam istimewa tersebut dikenal sebagai Nisfu Sya'ban. Nisfu dalam bahasa Arab artinya pertengahan, sementara Sya'ban merupakan bulan dalam kalender Hijriyah atau kalender Islam. Dengan demikian secara bahasa Nisfu Sya'ban adalah pertengahan bulan Sya'ban.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini