KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur kerap dimintai pendapatnya tentang peristiwa dan isu nasional oleh para wartawan. Agar sesi wawancara tidak terlalu tegang, Presiden RI ke-4 tersebut melemparkan canda.
Ketika seorang teroris tertangkap di Kota Malang, Jawa Timur, Gus Dur menjadi buruan para pekerja pers. Usai sholat Jumat, ia langsung ditodong untuk wawancara.
"Gus, mengapa di Jawa Timur banyak teroris? Padahal banyak pesantren di sana?" tanya seorang jurnalis.
"Mereka salah alamat sih, coba kalau ke Jogja pasti dapat Salak Pondoh. Kalau di Jawa Timur banyak yang salah pondok, jadinya ya begitu," jawab Gus Dur disambut tawa wartawan.
Pelesetan kata tadi ternyata bersambung dengan percakapan hangat Gus Dur dan para jurnalis.