4 Amalan Penting pada 10 Hari Terakhir Ramadhan

Hantoro, Jurnalis · Selasa 19 Mei 2020 16:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 19 614 2216590 4-amalan-penting-pada-10-hari-terakhir-ramadhan-8leEw7IBbZ.jpg Seorang muslimah sedang membaca Alquran di Masjid Istiqlal (Foto: Okezone.com)

KEPALA Seksi Pengembangan Metode dan Materi Dakwah Dit Penerangan Agama Islam Kemenag, H Subhan Nur Lc M.Ag memaparkan amalan-amalan penting yang bisa dilakukan pada 10 hari terakhir bulan suci Ramadhan.

Ia menyatakan setiap umat Islam haruslah maksimalkan 10 malam terakhir Ramadhan karena keutamaannya sangatlah besar. Janganlah sampai lalai dengan amalan-amalan ini.

Dirinya menerangkan bahwa di tengah pandemi corona virus disease (Covid-19), harus tetap giat beribadah Ramadhan, baik di masjid maupun rumah. Kemudian sisipkanlah doa untuk bangsa Indonesia agar wabah virus corona segera berakhir.

H Subhan menerangkan, adapun amalan-amalan penting pada 10 hari terakhir bulan suci Ramadhan adalah sebagai berikut, sebagaimana dikutip dari lama resmi Kemenag, Selasa (19/5/2020):

1. Memperpanjang Sholat Malam

Rasulullah SAW tidak tidur pada 10 malam terakhir. Beliau menghidupkan malam-malam tersebut untuk beribadah, salat, zikir, dan lain-lain hingga waktu fajar.

Kebiasaan beribadah pada 10 malam terakhir ditularkan kepada seluruh anggota keluarga Beliau untuk sama-sama beribadah sepanjang malam.

Baca juga: 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan, Mesir Tutup Pintu-Pintu Masjid

Sebagaimana penuturan Aisyah Radhiyallahuanha:

"Rasulullah SAW biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, Beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Ilustrasi

2. Memperbanyak Sedekah

Meningkatkan sedekah menjadi salah satu amalan utama di 10 hari terakhir sebagai ungkapan syukur atas nikmat dipertemukan Ramadhan, serta sebagai penyempurna ibadah puasa dan ibadah-ibadah individu lainnya.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka." (QS. As-Sajdah: 16).

Baca juga: Tausiyah Ramadhan: Menemukan Lailatul Qadar

Bersedekah di 10 hari terakhir tidak hanya diterjemahkan dengan sedekah wajib berupa zakat fitrah dan zakal mal, tetapi juga dianjurkan memperbanyak sedekah sunnah dalam rangka berbagi kebahagiaan dan memberikan bekal makanan di hari raya Idul Fitri bagi dhuafa.

Bersedekah dapat berbentuk harta, pangan, pakaian, paket sedekah untuk yatim dan duafa, serta lain sebagainya.

3. Iktikaf

Iktikaf berarti berdiam di masjid dalam rangka beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Tidaklah seseorang keluar dari masjid, kecuali untuk memenuhi hajatnya sebagai manusia.

Iktikaf memiliki kekhususan tempat dan aktivitas yaitu masjid dengan aktivitas ibadah mendekatkan diri kepada Allah dengan berdzikir, berdoa, membaca Alquran, sholat sunnah, bershalawat, bertaubat, beristigfar, dan lainnya.

Iktikaf dianjurkan setiap waktu, tetapi lebih ditekankan memasuki 10 malam terakhir Ramadhan. Hal ini sebagaimana penuturan Abdullah bin Umar Radhiyallahuanhu:

"Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam beriktikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan." (HR Muttafaq ‘alaih).

Di masa pandemi Covid-19 ini kemungkinan sebagian umat Islam tidak dapat beriktikaf di masjid, akan tetapi seluruh aktivitas iktikaf dapat dilakukan di rumah.

Jika ingin tetap melakukan iktikaf secara individu di masjid, maka hendaklah dilakukan dengan memenuhi protokol kesehatan seperti berbadan sehat, membawa sajadah sendiri, mengenakan masker, berwudhu kembali di masjid, dan tidak bersalaman.

4. Tilawah Alquran

Meningkatkan membaca kitab suci Alquran menjadi salah satu ibadah utama pada 10 hari terakhir Ramadhan. Tidak sedikit umat Islam yang larut dalam tilawah Alquran sepanjang malam, baik di masjid maupun rumah. Tilawah Alquran adalah ibadah yang memiliki keutamaan besar.

Tradisi mengejar khataman Alquran di akhir Ramadhan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi pribadi Muslim, khususnya mereka yang setiap hari bergulat dengan aktivitas pekerjaan, sehingga khataman Alquran sebanyak satu kali menjadi target realistis. Apapun bentuk motivasinya, tilawah Alquran harus lebih digiatkan pada 10 hari terakhir Ramadhan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini