KEDEKATAN KH Abdrurrahman Wahid atau Gus Dur dengan segala kalangan tidak terbantahkan. Mulai dari ulama, organisasi kepemudaan, pejabat sampai militer.
Pernah suatu ketika mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu diundang oleh pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dalam sebuah seminar. Saat itu Tjahjo Kumolo menjadi pucuk pimpinannya.
Ternyata hingga 30 menit Gus Dur belum tiba di tempat acara. "Apa mungkin Gus Dur nyasar?" ujar Tjahjo dengan nada cemas.
Eros Djarot yang menjadi panitia acara berasumsi lain. "Saya punya firasat Gus Dur ketiduran. Di seminar saja dia bisa tidur," ujarnya.
Panitia lainnya pun menduga-duga. "Wah, apa kena cekal nggak boleh orasi!"