Sebelumnya, Ketum MUI Jateng, Kiai Darodji menengarai, iming-iming diskon dalam situasi lebaran, berpotensi memicu orang untuk memborong barang-barang, meski kadang barang tersebut tidak diperlukan.
Baca juga: Bayi Baru Lahir pun Wajib Bayar Zakat Fitrah
Masyarakat tergiur hanya karena harga murah. Padahal, diskon seperti itu hanya sebagai pancingan agar barang-barang yang terbeli semakin banyak.
“Pada gilirannya pengusaha tidak pernah rugi dengan penawaran diskon seperti itu, maka masyarakat perlu waspada, karena cara memborong seperti itu akan memicu inflasi sehingga nilai mata uang kita semakin berkurang,” kata Darodji.
(Rizka Diputra)