Efektifkah Berdakwah Lewat Media Sosial? Ini Penjelasannya

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 27 Mei 2020 01:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 26 614 2219956 efektifkah-berdakwah-lewat-media-sosial-ini-penjelasannya-tUkEAuMbEb.JPG Masjid Istiqlal, pusat ibadah dan dakwah Islam warga Ibu Kota Jakarta (Foto: Okezone.com/Dede Kurniawan)

SEIRING perkembangan zaman, segala macam kegiatan dapat dilakukan melalui media sosial (medsos) atau secara virtual. Misalnya, berdakwah dan menyampaikan kajian, saat ini sudah dapat diakses dengan mudah.

Lalu bagaimana hukumnya? Apakah sudah sesuai dengan syariat Islam dalam penyampaiannya?

Kepala Divisi Pengkajian dan Pendidikan Jakarta Islamic Centre (JIC), Ustadz Rakhmad Zailani Kiki menuturkan, hukumnya mubah atau dibolehkan jika berdakwah melalui media sosial. Hal ini dikarenakan mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju dan canggih.

Baca juga: Kisah Dokter Tirta Masuk Islam, Mimpi Keranda & Dengar Adzan Selama Sepekan

"Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, yang membuat orang harus mengalihkan interaksi langsung secara fisik dengan orang lain dengan interaksi melalui online. Maka pesan dakwah via medsos menjadi efektif," katanya saat dihubungi Okezone, Selasa (26/5/2020).

Masjid Istiqlal

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ainul Yaqin mengatakan, melihat perkembangan para dai mulai berdakwah dan menyiarkan Islam melalui sosmed merupakan kemajuan yang sangat baik.

"Ada atau tidaknya pandemi virus corona sebenarnya tak terlalu berpengaruh pada tausiyah live streaming. Sebab pasti terjadi sebuah masa dimana salah satu ikhtiar membumikan Alquran dan sunah Nabi melalui ajakan kebenaran, lewat berbagai media sosial melalui tausiyah live streaming," terangnya kepada Okezone terpisah.

Baca juga: Kisah Mualaf, Masuk Islam Setelah Selamat dari Penembakan

Lebih lanjut, tidak pernah ada yang menghalangi ketika seseorang ingin berdakwah. Misalnya saat keadaan wabah Covid-19, masyarakat harus melakukan physical dan social distancing namun mereka masih bisa mengikuti kajian, atau mendengarkan tausiyah melalui segala platform sosmed.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

"Dakwah bisa juga tetap berjalan tanpa terhalang pertemuan langsung, yang pada saat ini harus kita hindari, demi pencegahan dan kemaslahatan, sesuai anjuran baginda Nabi Muhammad SAW," tuturnya.

Sebagaimana dijelaskan di dalam Alquran, terkait dengan kewajiban mengajak dalam kebaikan, khususnya menyampaikan dakwah kepada umat manusia. Allah SWT berfirman:

قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُوا إِلَى اللهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي وَسُبْحَانَ اللهِ وَ مَآ أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Artinya: "Katakanlah: Inilah jalanku (agamaku). Aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata (ilmu dan keyakinan). Maha suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik". (QS. Yusuf ayat 108).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya