Tinggal di Gubuk Reyot, Guru Ngaji Ini Tetap Semangat Jadi Pejuang Alquran

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 05 Juni 2020 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 05 614 2225065 tinggal-di-gubuk-reyot-guru-ngaji-ini-tetap-semangat-jadi-pejuang-alquran-hbbFIfWKs4.jpg Gubuk reyot tempat tinggal Ustadzah Farida. (Foto: Istimewa)

GURU ngaji merupakan sosok yang sangat penting untuk umat Islam. Mereka mengamalkan ilmu sebagai bentuk cinta terhadap Islam. Namun tidak jarang sebagian dari guru ngaji harus hidup serba-keterbatasan di tengah-tengah kondisi yang semakin sulit. Salah satunya adalah Ustadzah Farida.

Guru ngaji asal Sungai Lais Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan, ini harus tinggal seorang diri di rumahnya yang sudah reyot dan tidak layak. Kondisi rumahnya semakin buruk sejak 2018. Selain faktor usia rumah yang sudah lama, kondisi cuaca yang buruk seperti hujan dan angin menyebabkan rumahnya semakin miring bahkan nyaris roboh.

Miris, rumah milik Ustadzah Farida saat ini hampir tidak berbentuk. Juntaian kayu yang semula menjadi penopang bangunan, kini sudah semrawut alias tak beraturan. Parahnya, bahkan mata tidak bisa membedakan mana bagian jendela, pintu, atau celah rumah.

Begitu juga dengan atapnya yang hanya menggunakan selembar seng berkarat, dibungkus dengan tumbuhan merayap hampir menyelimuti seluruh bagian rumahnya. Rumah tersebut tidak seharusnya menjadi tempat tinggal seorang srikandi pejuang Alquran.

Meski demikian, Ustadzah Farida tetap semangat. Sehari-hari ia memenuhi kebutuhan hidupnya dengan menjadi guru ngaji di beberapa taman pendidikan Alquran (TPA). Sudah hampir 10 tahun dirinya berkhidmat mengajarkan Alquran, dan hidupnya hanya untuk Alquran.

Ustadzah Farida. (Foto: Istimewa)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Melihat kondisinya yang kian rapuh, akhirnya Program Pembibitan Penghafal Alquran Daarul Quran (PPPA Daqu) Palembang mengunjungi kediaman Ustadzah Farida. Dalam kesempatan tersebut Ustadzah Farida diberikan santunan berupa paket sembako, serta Alquran agar ia terus istikamah mengamalkan dan menghafalnya.

"Alquran ini lebih berharga daripada paket sembako, karena ini dunia dan akhirat saya," kata Ustadzah Farida, seperti keterangan dari PPPA Daqu yang diterima Okezone, Jumat (5/6/2020).

Sementara Direktur Utama PPPA Daarul Quran Abdul Ghofur mengatakan Lembaga Amil Zakat (Laznas) PPPA Daarul Quran akan terus mendampingi para guru ngaji, terutama bagi mereka yang terdampak pandemi covid-19 serta dhuafa.

"Inilah bentuk dukungan kami kepada para guru ngaji yang istikamah mengajarkan Alquran, teruntuk para donatur semoga kebaikannya Allah ganti dengan kesehatan, keberkahan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya