Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bagaimana Hukum Memotong Rambut dan Kuku saat Haid?

Bagaimana Hukum Memotong Rambut dan Kuku saat Haid?
ilustrasi (Foto: Boston Magazine)
A
A
A

2. Kitab Fathul Mu’in:

وَ ) ثاَنِيْهِمَا ( تَعْمِيْمُ ) ظَاهِرُ ( بَدَنٍ حَتىَّ ) َاْلأَظْفاَرَ وَماَ تَحْتَهاَ وَ ( الشَّعْرَ ) ظَاهِرًا وَباَطِناً وَإِنْ كَثِفَ وَماَ ظَهَرَ مِنْ نَحْوِ مَنْبَتِ شَعْرَةٍ زَالَتْ قَبْلَ غَسْلِهاَ

Artinya: “Syarat yang kedua yaitu meratakan air pada seluruh anggota zhohir badan hingga kuku dan di bagian bawahnya, rambut bagian luar dan dalam, yakni tempat tumbuhnya rambut yang telah lepas sebelum mandi.” (Fathul Mu’in, 1/31). (Hamisy I’anatuththalibin juz I halaman 75, cetakan al ‘Alawiyyah).

Oleh: Almara Sukma

Penulis adalah mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari

(Rizka Diputra)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement