Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Ibadah yang Sangat Dicintai Allah Ta'ala

3 Ibadah yang Sangat Dicintai Allah Ta'ala
Ilustrasi sholat. (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

Witir

Selanjutnya, Allah Subhanahu wa ta'ala menyukai witir. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((وإن الله وترٌ يحبُّ الوتر)) [رواه مسلم].

Artinya: "Dan sesungguhnya Allah Subhanahu wa ta’ala witir (ganjil) menyukai yang witir." (HR Muslim).

Menurut Asma, witir sama dengan tunggal. Maknanya dalam sesuai sifat Allah Subhanahu wa ta'ala, Yang Maha Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Nya dan tidak ada taranya.

Esa pada zat-Nya, maka tidak ada yang serupa dan bandingnya. Esa pada sifat-Nya maka tidak ada yang menyerupai dan setara. Esa pada perbuatan-Nya maka tidak ada sekutu dan pembantu bagi-Nya.

Ada yang berpendapat, sesungguhnya makna "menyukai witir" mengutamakan yang witir dalam amal ibadah, maka Dia menjadikan sholat lima waktu, bersuci tiga kali, thawat tujuh kali, sai tujuh kali, melontar jumrah tujuh kali, hari-hari tasriq tiga hari, istinja tiga kali, dan demikian pula kafan.

Dia menjadikan mayoritas makhluk-Nya yang besar berjumlah witir, di antaranya langit, bumi, laut, hari-hari dalam seminggu, dan yang lainnya.

Ada yang berpendapat, sesungguhnya maknanya ditujukan kepada sifat orang yang menyembah Allah Subhanahu wa ta'ala dengan wahdaniyah secara ikhlas. Ada yang berpendapat, memberi pahala dan menerimanya. Ada yang berpendapat bahwa maksudnya adalah salat witir berdasarkan hadis:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (( إن الله وتر يحب الوتر فأوتروا يا أهل القرآن )) [أخرجه الترمذي]

Artinya: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa ta'ala menyukai witir, maka salat witirlah wahai ahli Alquran." (HR At-Tirmidzi). Akan tetapi makna hadis itu tidak hanya untuk pengertian itu, bersifat umum lebih tampak.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement