Melihat 5 Masjid Penuh Sejarah di DKI Jakarta

Hantoro, Jurnalis · Senin 22 Juni 2020 08:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 615 2234050 melihat-5-masjid-penuh-sejarah-di-dki-jakarta-jtqBvZVfkn.jpg Masjid Lautze di Sawah Besar, Jakarta Pusat. (Foto: Dok Okezone/Fahreza Rizky)

BANYAK masjid di wilayah DKI Jakarta yang memiliki nilai sejarah tinggi. Mulai bentuk bangunannya hingga gaya arsitekturnya terdapat perbedaan. Kaum Muslimin yang menunaikan sholat atau ibadah lainnya di masjid-masjid ini bisa merasakan betapa berbedanya dari lokasi lain.

Berikut ini lima masjid di kawasan Ibu Kota yang memiliki nilai sejarah tersendiri bagi umat Islam Indonesia, sebagaimana Okezone rangkum dari berbagai sumber, Senin (22/6/2020):

1. Masjid Cut Meutia

Masjid terletak di Jalan Cut Meutia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Masjid ini merupakan salah satu bangunan peninggalan zaman pemerintahan kolonial Belanda.

Masjid Cut Meutia memiliki gaya arsitektur yang unik. Masjid ini ternyata dahulu digunakan sebagai Kantor Pos, Kantor Jawatan Kereta Api Belanda, dan Kantor Kempetai Angkatan Laut Jepang.

Pada 1987, barulah bangunan Masjid Cut Meutia diresmikan oleh gubernur DKI Jakarta pada masa itu yakni Ali Sadikin.

2. Masjid Agung Sunda Kelapa

Masjid Agung Sunda Kelapa beralamat di Jalan Taman Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Masjid yang didirikan pada tahun 1970-an ini sarat nilai sejarah. Arsitek Masjid Sunda Kelapa adalah Abbas yang memberikan gaya arsitektur dan interior berbeda.

Tidak seperti umumnya, Masjid Sunda Kelapa tak memiliki kubah, beduk, bintang-bulan, dan sederet simbol yang biasa terdapat dalam sebuah masjid.

Bangunan Masjid Sunda Kelapa juga memiliki menara unik berbentuk mirip perahu sebagai simbol Pelabuhan Sunda Kelapa, tempat Muslim saudagar berdagang dan menyebarkan agama Islam pada masa lalu.

3. Masjid Agung Al Azhar

Masjid Agung Al Azhar terletak di Kompleks Sekolah Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Masjid ini didirikan pada 1958 oleh usaha 14 tokoh Masyumi guna memiliki sebuah masjid utama di kawasan Kebayoran Baru.

Masjid Agung Al Azhar juga dikukuhkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai bagian dari 18 situs tapak sejarah perkembangan Kota Jakarta. Selain itu, masjid ini dijadikan cagar budaya nasional per 19 Agustus 1993.

4. Masjid Lautze

Masjid Lautze berada di Jalan Lautze, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Ini merupakan rumah ibadah bergaya unik bagi kaum Muslimin karena arsitekturnya yang penuh ornamen budaya Tionghoa.

Masjid Lautze berada di salah satu kawasan Pecinan. Banyak warga berdarah Tionghoa bermukim di sini.

Bentuk Masjid Lautze tidak sama dengan lainnya. Masjid ini terletak di antara deretan ruko-ruko. Selain itu, diberi hiasan dan ornamen-ornamen khas kultur Tionghoa, sehingga nuansanya berbeda dari biasanya.

5. Masjid Al Anshor

Keberadaan rumah ibadah bersejarah Masjid Al Anshor mungkin tidak banyak diketahui sebagian orang. Namun, Masjid Al Anshor yang terletak di Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, ini termasuk masjid tertua di DKI Jakarta.

Masjid Al Anshor telah dibangun pada 1648. Masjid ini merupakan peninggalan orang-orang Moor di Jakarta.

Sampai saat ini bangunan masjid sederhana ini masih ada dan menyatu dengan rumah-rumah di kawasan Tambora.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini